Roma, (Metrobali.com) –

Sebanyak 22 penggemar Feyenoord ditahan di Roma dan delapan orang didakwa setelah terjadi keributan sebelum pertandingan Liga Europa antara tim Belanda itu melawan AS Roma pada Kamis malam, kata polisi Italia.

Para penggemar yang mabuk merusak sejumlah bangunan dan melemparkan botol-botol kepada polisi anti huru-hara pada Rabu malam, di mana kerusuhan berlanjut pada Kamis.

Ratusan penggemar Feyenoord berseteru dengan polisi anti huru-hara di Spanish Steps pada Kamis sebelum pertandingan.

Polisi menembakan gas air mata dan berkelahi dengan para penggemar, yang meninggalkan air mancur bergaya Baroque tersebut dengan dipenuhi botol-botol bir yang kosong.

Feyenoord semestinya “membuat permintaan maaf secara terbuka,” kata Livio Ricciardelli, anggota pemerintahan kota, sambil berkata bahwa perbaikan air mancur di bagian dasar Spanish Steps akan memerlukan banyak biaya.

“Feyenoord semestinya membayar untuk kerusakan kota yang disebabkan oleh para penggemarnya,” ucapnya.

Dalam 24 jam terakhir, 22 penggemar Feyenoord telah ditahan dan delapan di antaranya telah didakwa, sebagian besar karena menolak ditahan, kata sumber-sumber yudisial.

Delapan dakwaan itu berujung pada hukuman enam bulan penjara, atau denda sebesar 45.000 euro, kata narasumber.

Sekitar 6.500 penggemar Feyenoord diperkirakan akan menghadiri pertandingan pertama putaran 16 besar di Stadio Olimpico.

(Ant) –

 

Baca Juga :
Arema antisipasi permainan kasar lawan