Sebanyak 115 Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar

Metro Bali
single-image
Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Denpasar,  (Metrobali.com)-
Meski kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi, kasus sembuh mulai mengalami peningkatan. Berdasarkan data resmi pada Selasa (20/7) kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 283 orang, kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 3 orang. Meski demikian, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 155 orang.
“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia masih tinggi di angka 3 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 155 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 283 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Selasa (20/7).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 20.575 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 16.817 orang  (81,74 persen), meninggal dunia sebanyak 415 orang (2,01 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  3.343 orang (16,25 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 57 tahun yang berdomisili di Desa Pemecutan Kaja. Pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 75 tahun yang berdomisili di Desa Sidakarya. Dan pasien ketiga juga merupakan seorang perempuan usia 52 tahun yang berdomisili di Kelurahan Peguyangan.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.
Sumber : Humas Pemkot Denpasar
Bagikan :
Baca Juga :
Pemerintah bayarkan Rp14,5 triliun untuk perawatan pasien COVID-19

Leave a Comment

Your email address will not be published.