Foto: DPW NasDem Bali merayakan HUT ke-11 Partai NasDem di Sekretariat DPW NasDem Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar, Jumat (11/11/2022).

Denpasar

Partai NasDem kini genap berusia 11 tahun yang disambut penuh sukacita oleh DPW Partai NasDem Provinsi Bali menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Partai NasDem, bertempat di Sekretariat DPW NasDem Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar, Jumat (11/11/2022). HUT ke-11 Partai NasDem mengangkat tema “It’s Time! Restorasi Indonesia”.

Dalam perayaan yang digelar serentak diseluruh DPW Partai NasDem se-Indonesia ini, NasDem Bali mengawalinya dengan secara sukacita melalui pemotongan nasi tumpeng serta mendengarkan pidato Ketua Umum Surya Paloh secara live streaming yang dihadiri seluruh jajaran pengurus DPW NasDem Bali.

Sekretaris Wilayah DPW NasDem Bali, Nyoman Winatha menegaskan dengan kehadiran seluruh jajaran kepengurusan ditingkat provinsi, ialah sebagai penanda bahwa kesolidan dan solidaritas jajarannya untuk membesarkan NasDem di Pulau Dewata masih terjaga dengan baik.

Sebelumnya memang NasDem Bali sempat diterpa isu perpecahan internal, dengan mundurnya dua kader potensial dari Bali, Niluh Djelantik dan AA Ngurah Panji Astika akibat resistensi politik seusai NasDem menyodorkan Anies Baswedan sebagai kandidat calon presiden.

“Jadi soliditas seluruh pengurus dan kader di Bali saat ini, bisa dikatakan berada di level yang paling tinggi, dan kita siap untuk bersama-sama membesarkan NasDem dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2024 mendatang,” ujar Winatha.

Menurutnya soliditas itu telah terbukti, termasuk beberapa waktu yang lalu, sempat Surya Paloh datang ke Bali dan memanggil para pengurus lama, diantaranya mantan Ketua DPW NasDem Bali, IB. Oka Gunastawa, yang menyatakan siap berjuang bersama untuk memenuhi target NasDem di Bali maupun secara nasional, yaitu menjadi partai nomor dua terbesar di negeri ini.

Menanggapi sentimen isu polarisasi dari calon presiden pilihan NasDem, Anies Baswedan, yang kerap dikumandangkan oleh lawan-lawan politiknya, dan dampak dari isu tersebut, diprediksi akan membuat suara NasDem akan jeblok didaerah berbasis non muslim, termasuk Bali. Dengan tenang Winatha menerangkan hal itu bukanlah menjadi soal.

“Ketum Surya Paloh tau persis sosok Anies Baswedan, mereka berkawan sudah lama, dan saya rasa Anies ini menjadi korban dari persepsi publik yang negatif di sosial media. Dan saya rasa biarlah waktu yang akan membuktikan, bahwa Anies bukanlah sosok yang disangka seperti itu,” terang Winatha.

Lebih lanjut politisi asal Kabupaten Jembrana ini menambahkan, kesolidan para kader di Bali akan memberikan dampak positif dari peningkatan perolehan kursi, baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi hingga pecah telur DPR RI dapil Bali nanti.

“Yang pasti kursi Senayan harus kita gapai, karena seiring dengan target nasional partai untuk menambah kursi di DPR RI, maka sudah selayaknya Bali turut memberi sumbangsih dengan menggolkan kader terbaiknya,” harapnya.

Tentu target tersebut tak hanya sekedar bagai mimpi disiang bolong, meski berat tetapi Winatha optimis, oleh sebab kerja-kerja politik para pengurus dan kader NasDem di Bali telah semakin intensif.

“Penguatan struktur hingga ke akar rumput ialah salah satunya, hingga saat ini kepengurusan ditingkat Kecamatan telah mencapai 100 persen, dan target kita akhir tahun nanti seluruh kepengurusan di ranting/desa akan segera komplit menyusul,” pungkas politisi yang juga praktisi pariwisata¬†ini. (dan)