Karangasem (Metrobali.com)-

Aksi jitu dilakukan Tim Penggerak PKK  dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karangasem dalam mengisi perayaan Hari Ibu mendatang. Sebagai sesama kaum Ibu, panitia Hari Ibu yang dimotori Nyonya Sujani Geredeg dan Nyonya Sumawati Sukerana, menyentuh kaum perempuan bergelimang keringat di pasar-pasar serta kaum tak berdaya Lansia di sejumlah Kecamatan.  Penjual jasa ‘nyuun barang’ justru besar artinya bagi ibu-ibu yang sedang berbelanja di pasar. Tanpa kehadiran mereka aktivitas transaksi di pasar  bisa lumpuh, karena transportasi manual akan memperlancar arus barang keluar dan kedalam pasar.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem Nyonya Sujani Geredeg, (3/11) mengatakan, keberadaan kaum Ibu di Bali sudah dikenal luas sebagai perempuan yang tahan banting, melakukan pekerjaan keras di lapangan pekerjaan. Etos kerja tersebut bukanlah menyudutkan kaum perempuan Bali bahkan menunjukkan bahwa peran seorang Ibu di Bali, selain menjadi kunci dalam pelaksanaan agama khususnya dalam membuat sarana upakara, tetapi juga menjadi seorang Ibu bagi anak-anak dan mendampingi suami sesuai kodratinya.

Adapun tukang suun yang memperoleh bantuan sebanyak 50 orang terdiri tukang sun di Kecamatan Kubu Desa Tianyar Barat  dan di Kantor Desa Abang.  Panitia Hari Ibu juga memberikan bantuan kepada 20 orang Lansia di kedua wilayah Kecamatan dan 2 orang siswa SD dari keluarga kurang mampu  berupa tas dan alat tulis.

Memperingati njelang peringanan Hari Ibu kegiatan yang dilaksanakan meliputi aksi sosial pemberian sembako bagi buruh wanita, Lansia dan Siswa kurang mampu, Donor Darah, Lomba Mendongeng Anak, Senam Poco-poco, Lomba Busana Sekolah SLTA, Lomba Lagu/Menyanyi, Apel bendera dan Resepsi.  ANDI-MB

 

Baca Juga :
Resmikan Pusdiklat Dharma Ratna, Bupati Suwirta Harapkan Generasi Muda Isi Diri Dengan Pedidikan Karakter