Foto: Mahasiswa asing saat sesi pelatihan tari Kecak.

Denpasar (Metrobali.com)-

Tari kecak merupakan ritual shangyang atau tradisi menolak bala yang diselipkan kisah Ramayana di dalamnya, menceritakan tentang pencarian Permaisuri Shinta, Raja Rama dibantu oleh Hanoman. Tari ini merupakan tarian yang sangat terkenal di Bali, biasanya dipentaskan di Uluwatu untuk dipertontonkan kepada turis asing maupun domestik.

Salah satu program asing di Universitas Udayana, Sport Science and Physiotherapy pada salah satu mata kuliah yang diampu oleh Koordinator Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr.Eng. Ir. Ni Nyoman Pujianiki, ST., MT., M.Eng., IPM dan Dosen Fakultas Pariwisata Dr. I Gusti Ngurah Widyatmaja,S.ST., M.Par mengajarkan Tari Kecak kepada 13 orang mahasiswa asing, sesi pelatihan tari ini dibagi menjadi 3 sesi.

Pelatihan tari kecak ini dipandu langsung oleh Bapak Ngurah Widyatmaja pada sesi Balinese Culture pada 14 Juni 2022, pada sesi pertama ini Bapak Ngurah mengajarkan mahasiswa asing gerakan dan teknik dasar tari kecak. Dengan mengenakan kamben adat Bali dan Udeng, para mahasiswa asing ini sangat antusias karena mereka diajarkan sebuah tarian yang sangat populer di Bali dan sangat berharap bisa mementaskan suatu saat nanti di negara asal mereka. Pada akhir sesi, salah satu mahasiswa mengatakan bahwa ia dan teman-temanya tidak sabar menunggu sesi berikutnya. (rls)

Sumber: http://www.unud.ac.id

Baca Juga :
Paul Edmundus Tallo Sukses Raih Gelar Doktor Berkat Strategi Pemertahanan Biro Perjalanan Wisata Di Era Persaingan Bisnis Online