Buleleng (Metrobali.com)-

Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng rencananya akan dilaksanakan perbaikan mulai Bulan Juni tahun 2022 mendatang. Perbaikan akan dilakukan pada bagian atap kantor.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang sekaligus menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Buleleng saat menerima Audiensi dari Pengurus dan Kepala Markas PMI Kabupaten Buleleng di Ruang Kerja Wakil Bupati Buleleng, Selasa (5/4).

Wabup Sutjidra mengungkapkan perbaikan atap kantor PMI ini sudah sebaiknya untuk segera diperbaiki tahun ini. Karena beberapa bagian dari atap dimaksud sudah bocor dan banyak atap kayu yang sudah rapuh sehingga bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi pegawai PMI yang tiap hari beraktivitas di sana.

“Untuk menjaga rasa nyaman dan aman maka perbaikan atap kntor PMI sangat penting dilakukan untuk saat ini” ungkapnya.

Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Kehumasan PMI Kabupaten Buleleng Gede Jumat Adi Jaya mengatakan Markas PMI yang berlokasi dijalan Kresna Singaraja ini sudah lama belum pernah dilakukan perbaikan skala sedang maupun berat sejak tahun 1985. Hanya pernah dilakukan pengecatan-pengecatan saja  maka ditahun ini kita rancang dan siap direnovasi yaitu atap beserta kap kapnya. Termasuk juga nanti pengecatannya. Kondisi kantor PMI saat ini khususnya di bagian atap sangat memprihatinkan karena dibeberapa sudut sudah banyak yang bocor, genteng yang pecah dan kayu / kapnya banyak yang sudah rapuh.

“Ini demi kenyamanan dalam melaksanakan aktivitas agar bisa terus berlangsung, kemarin kalau hujan kan kita sibuk cari ember buat atau memisahkan barang-barang agar tidak kena air hujan yang masuk melalui atap yang bocor. Kedepan kita rencakan melakukan perbaikan-perbaikan di sisi lain seperti tempat parkir kendaraan operasional dan gudang penyimpanan logistik,“ ujar Gede Jumat.

Baca Juga :
Cegah Penyebaran Covid-19, Desa Pemecutan Kelod Gelar Penyemprotan Disinfektan

Sementara itu, Kepala Markas PMI Made Pasek Yasa menambahkan Pergantian atap dan pengecatan ini akan dimulai bulan Juni 2022 mendatang dalam jangka waktu hingga 3 bulan kedepan. Anggaran perbaikan bangunan 150 juta yang bersumber dari hibah Pemerintah Kabupaten Buleleng tahun 2022.

“Banyak kap yang sudah melengkung, kalau hujan bocor, itu menimbulkan ketidaknyamanan kami melakukan aktivitas di kantor. Ini juga untuk menunjang kinerja kami agar tetap merasa nyaman dan aman,” tutup Pasek.

 

Sumber : Humas Pemkab Buleleng