Klungkung ( Metrobali.com )
Warga Kenyeri Klungkung dibuat geger. Pasalnya pemuda tidak dikenal masuk ke rumah milik Komang Artawan 41 alamat Jalan Kenyeri IV No 2, Semarapura Kelod, Klungkung. Peristiwa tersebut terjadi sabtu malam ( 24/11 ).

Menurut penuturan Artawan ketika ditemui Metrobali di TKP, sekira pukul 22.05 wita pemuda tersebut dilihat sudah berada dihalaman rumahnya dan sempat mondar mandir yang akhirnya duduk di teras rumah di depan. Dirinya mengaku sedang nonton acara TV di ruang tamu.

Mengetahui ada orang yang tidak dikenal di teras duduk, dirinya langsung keluar, namun orang tersebut lari kebelakang rumah. Mengetahui pemuda itu lari kemudian dirinya teriak meminta tolong kepada tetangga dan bilang ada maling,  Warga yang mendengar berdatangan dengan mambawa kayu pentongan dan tongkat, ada pula yang membawa  senter.

Tampak anggota Polres Klungkung baik berpakian dinas maupun preman berbaur dengan warga untuk menyisir di seputar wilayah tersebut. Sementara entah siapa yang menemukan dan menangkap pemuda tersebut warga berteriak ingin menghakimi. Beruntung aparat cepat mengambil tindak mengamankan pemuda tersebut untuk dibawa ke Polres Klungkung.

Terpantau anggota Buser yang dipimpinn lamgsung Kanit IV Reskrim Polres Klungkung IPDA I Gede Ardana Suparta mengecek di mana pemuda yang dimaksud menuju kebelakang seperti apa yang disampaikan pemilik rumah. Begitu anggota meneliti hingga naik ke atas ke tembok Sangah yang terletak di timur laut menemukan genteng rumah jebol. Pemilik rumah diketahui bernama  Made Sukarya 33 dengan alamt rumah jln Mahoni 17. Dugaan Polisi sementara bahwa pemuda kabur dengan cara naik ke tembok Sanggah dan langsung menginjak atap rumah hingga jebol.

Saat ditemui di TKP Kanit IV Reskrim Polres Klungkung, IPDA I Gede Suparta belum bisa memberi keterangan terkait keberadaan pemuda yang berada di rumah milik Komang Artawan 41, pihaknya akan meminta keterangan yang bersangkuta, ujar Suparta.
Sementara ditemui di Polres pemuda yang nyaris dihakimi masa itu diketahui bernama Ruben umur berkisar 30 asal Sumba, NTT.

Baca Juga :
Gubernur Pastika Bantu Wayan Kerta Warga Kurang Mampu Asal Tembuku

Nampak saat diiintrogasi kelihatan Ruben tidak konsen menjawab ternyata dari mulutnya tercium  bau alkohol menyengat. Sementara itu diketahui Ruben adalah sopir truk membawa brambang dan menginap di gudang milik pak Kadek yang ada di wilayah Kenyeri.  Di mana pak Kadek menurut keterang Ruben, asal Anjingan, Desa Getakan, Klungkung.
Sementara pihak ke Polisian masih melakukan introgasi terhadap Ruben karena yang bersangkutan belum bisa memberi keterangan yang jelas karena masih pengaruh alkohol setiap diajukan pertanyaan. SUS-MB