Denpasar (Metrobali.com)–

Selama ini masih menjadi teka – teki, atas kepastian sikap Gubernur Pastika, terkait Pilgub 2013. Minggu (28/10) kemarin terjawab sudah, Gubernur Pastika secara pasti mendeklarasikan dirinya siap untuk bertarung dalam Pilgub 2013 nanti.

Acara kemarin digelar oleh Forum Bali Mandara (Forbara) yang dipimpin oleh Ketut Ngastawa, dalam acara itu mengundang berbagai elemen masyarakat. Misalnya pemuka agama, hadir seperti Ida Sulinggih Ratu Bagus, akademisi banyak hadir mulai Prof Nyoman Sirta, Psikiatri LK Suryani, Mantan Wakapolda dan mantan Calon Wakil Gubernur Nyoman Suweta, tokoh pers hadir Made Nariana, politisi, seniman dari DOK (Dapur Olah Kreatif) seperti Ketua Putu Indrawan, pengurus lainnya seperti Janggo Paramarta dan pemusik lainnya. Termasuk para pejabat teras Pemprov Bali. jumlah semua yang hadir lebih dari 200 orang.

Mereka berkumpul di Sekar Tunjung Center (STC), tempat pemenangan Gubernur Pastika – Puspayoga era Pilgub 2009. Dalam acara itu mengundang Gubernur Pastika untuk hadir, saat itu akhirnya banyak sikap – sikap yang mendesak agar Gubernur Pastika maju dalam pilgub 2013 nanti. Bahkan malah sudah terpasang baliho, dengan tulisan Bali Mandara Mangku Pastika Gubernurnya Rakyat Bali “Dunia Mengaku, teruskan!”.

Dukungan Misalnya datang dari Ida Sulinggih Ratu Bagus, mengatakan Bali masih perlu sosok cerdas dan mendunia sekelas Gubernur Pastika.

Nama Gubernur Pastika sudah mendunia, bahkan menjadi orang paling sentral ketika kasus Bom Bali. “Sehingga kami harap, agar Gubernur Pastika maju sebagai calon lagi,” ujar penekun spiritual yang banyak punya anak didik bule ini.

Tak hanya itu, Made Nariana yang mantan Ketua PWI saat ini Ketua KONI Bali juga secara tegas mendukung agar Gubernur Pastika mencalonkan diri lagi. Baginya program Gubernur Pastika sudah positif, bagi masyarakat Bali. “Walaupun kurus, Jokowi lebih kurus. Jadi harus maju, untuk melanjutkan program Bali Mandara,” desak Nariana.

Baca Juga :
AS Salahkan Iran atas Serangan Terhadap Arab Saudi

Sedangkan LK Suryani lebih panjang penjelasannya, dia mengatakan bagi masyarakat yang tahu secara fakta akan tahu kelebihan Gubernur Pastika. Namun saat ini ada yang selalu ingin memutarbalikan fakta, dengan kepentingan – kepentingan lainnya.

Yang paling membuat dirinya sempat terkejut, karena dimunculkan isu – isu miring. Misalnya Gubernur Pastika menjadi pemilik Oleh – Oleh Krisna, pemilik taksi, anak dan istrinya berburuh tanah karena kebanyakan uang. Termasuk permainan ditingkat birokrasi. “Saya terkejut awalnya, namun setelah dicek – cek tidak benar kondisi itu,” imbuhnya.

Dan banyak lagi, sikap – sikap dukungan ada sekitar 7 orang yang menyampaikan sikapnya. Gubernur Pastika menanggapi, jika kabar menyesatkan atas dirinya memang sangat banyak. Dia mengaku sampai sempat tertawa, dibilang punya banyak perusahaan. “Saya dibilang punya MAI Bus, itu murni punyanya Agus Suradnyana (Bupati Buleleng). Saya dibilang punya banyak truk, dan lainnya. kalau benar punya kan bagus, masalahnya saya memang tidak punya perusahaan – perusahaan yang dituduhkan itu,” jelas Pastika mengklarifikasi.

Sedangkan terkait berbagai desakan untuk maju lagi sebagai Calon Gubernur Pastika mengatakan cukup berat awalnya. Bahkan sebenarnya dia dilarang sama anak dan istrinya. Saat Pastika menjelaskan itu, Nyonya Ayu Pastika sempat meneteskan air mata. “Namun karena kepercayaan berbagai tokoh, bahkan saya diberikan hidup kedua kalinya karena kesehatannya bagus. saya pastikan diri siap untuk maju dalam Pilgub 2013,” tegas Pastika disambut tepuk tangan.

Dia mengatakan, banyak pihak yang selama ini ingin menyerang, menjatuhkan bahkan berharap agar dirinya cepat mati. Bahkan ketika dirinya sakit, dikabarkan kalau dirinya sudah mau mati. “Mereka mungkin senang sekali kalau saya mati. Kondisi ini membuat semangat saya naik, bahkan nafas saya ternyata bisa lebih panjang,” kata dia.

Baca Juga :
Densus 88/Antiteror geledah rumah seorang terduga teroris di Banyumas

Bahkan Pastika memberikan sinyal, jika memang PDIP tidak akan mengusungnya. Pastika bisa saja nanti menggunakan partai lain, untuk menjadi kendaraan dalam Pilgub 2013. namun sikap ini disampaikan dengan cara menyebutkan, kalau tidak dapat mobil mercy akan memakai mobil ESEMKA (mobilnya Jokowi). “Kalaupun saya tidak dapat kendaraan mercy, saya pakai ESEMKA saja,” ujarnya.

Usai acara Pastika kembali menegaskan dirinya akan maju dalam Pilgub. Namun Pastika mengatakan belum memastikan kendaraan apa yang akan mengusung. Dia tinggal menunggu saja. termasuk juga belum memastikan siapa yang akan menjadi calon Wakil Gubernurnya. “Masalah Wagub belum juga,” ungkap mantan Kapolda Bali ini. Setelah itu Pastika sempat nyanyi bareng dengan beberapa pemusik lawas Bali. BOB-MB