Foto: I Gede Aristides Nathanael Murna, mahasiswa program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana.

Denpasar (Metrobali.com)-

IISMA adalah salah satu program beasiswa dari bagian program Merdeka Belajar dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar di Universitas ternama di luar negeri selama satu semester. Selain belajar secara akademis, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk merasakan kehidupan di luar negeri, beserta pengalaman culture exchange yang dirasakan secara langsung.

Salah satu mahasiswa penerima IISMA 2021 yang baru dapat menyelesaikan program IISMA di tahun 2022 karena terkendala pandemi Covid-19 adalah I Gede Aristides Nathanael Murna, mahasiswa program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana.

Dalam wawancaranya dengan KUI UNUD Nael mengungkapkan “Setelah melewati proses seleksi, saya dinyatakan lolos untuk mengikuti program ini di Universitas Tohoku, Jepang. Tetapi karena kondisi pandemi COVID-19 di tahun 2021, Universitas dan negara tujuan saya dalam program IISMA ini berubah menjadi National Taiwan Normal University di Taipei, Taiwan dengan jadwal keberangkatan yang juga mundur menjadi di tahun 2022. Kendala tersebut tidak menurunkan semangat saya dalam mengikuti program IISMA. Saat saya beserta 16 teman IISMA awardee  dengan tujuan universitas yang sama sampai di Taiwan, kami harus menjalani prosedur karantina 21 hari terlebih dahulu pada hotel khusus karantina, sebelum kami bisa mengikuti kegiatan akademis di universitas.

Selama mengikuti kegiatan belajar di kelas, kami diajarkan untuk bisa beradaptasi dengan metode pembelajaran di Taiwan. Walau ada banyak hal yang sama dengan cara belajar-mengajar di Indonesia, kegiatan pembelajaran Taiwan sangat menekankan disiplin waktu dan berpikir kritis secara individual. Kami juga diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan non-akademis yang tentunya tak kalah menarik, seperti festival budaya dan program flipped class, dimana para mahasiswa internasional diberikan kesempatan untuk memperkenalkan budaya negara mereka dengan mahasiswa Taiwan.

Baca Juga :
Fenomena Ketut Ismaya, 'Ngayah' dan Usung Peningkatan Toleransi Kemajemukan di Tanah Bali

Menurut saya, program IISMA memberikan kesempatan berharga untuk belajar sekaligus mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri. Universitas yang juga bekerja sama dalam program IISMA ini, tentunya juga merupakan universitas ternama dengan kualitas terbaik beragam mata kuliah yang menarik, ditambah pula dengan beragam event non-akademik yang tak kalah seru sebagai bagian dari pengalaman cultural exchange. Jadi, bagi kalian yang ragu untuk ikut dalam IISMA, program ini memberikan kalian kesempatan yang tidak ada duanya untuk belajar secara langsung, akademik dan non-akademik di negara asing. Selamat berjuang! Be bold to go abroad!“  (rls)

Sumber: http://www.unud.ac.id