MOS atau masa orientasi siswa bertujuan untuk mengenalkan peserta didik dalam lingkungan belajar yang baru agar memiliki kesiapan belajar yang baik. Mereka dikenalkan tentang fasilitas belajar, strategi belajar, kurikulum, tata tertib siswa, kultur akademik di sekolah tersebut, pendidik dan tenaga kependidikan, serta teman-teman, baik seangkatan, maupun kakak-kakak kelasnya. Jadi, walaupun sedikit repot, MOS itu penting banget. Gak perlu tuh yang namanya “ogah” buat ngejalanin MOS, karena kegiatan MOS bisa jadi pengalaman yang berharga bagi para junior.

MOS bagi para siswa baru tahun 2011, telah dilaksanakan dengan sangat baik, khususnya MOS yang diadakan di SMANELA (SMA N 5 Denpasar). Kegiatan MOS ini tidak dikotori oleh kegiatan-kegiatan seperti penyiksaan atau kekerasan fisik. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan masa orientasi siswa di daerah bali maupun luar bali, ada saja yang memanfaatkan untuk melakukan kekerasan, terutama segelintir panitia atau senior kepada siswa baru atau juniornya. Padahal udah jelas kegiatan MOS atau masa orientasi siswa adalah kegiatan positif untuk saling berkenalan dan juga terutama dutujukan kepada siswa baru agar lebih mengenal lingkungan barunya, atau sekolah barunya.

Selain itu pada tahun ini, kemendiknas selaku penanggung jawab pendidikan di Indonesia, telah  mengeluarkan peraturan kemendiknas mengenai tata cara kegiatan MOS bagi siswa SMP dan SMA. Dengan keluarnya regulasi yang mengatur Masa orientasi siswa atau MOS ini, kegiatan MOS ini tidak meninggalkan cerita miring lagi, atau dalam artian tidak ada lagi kekerasan baik fisik maupun mental dalam kegitan MOS 2011. (MB-HANA SUTIAWATI)

 

Baca Juga :
Timbal Balik Kebakaran Hutan dan Menipisnya Lapisan Ozon