Megawati : Bali Inspirasi bagi Bung Karno

single-image
Buleleng (Metrobali.com)-
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Senin (15/4) menggelar pertemuan internal jajaran kader partai Banteng ini di Buleleng. Acara itu untuk menghadapi Pemilihan Gubernur Bali serta Pemilihan Umum 2014.

Usai pertemuan, Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto menyatakan, bagi Megawati, Bali merupakan daerah yang menjadi penopang dasar partai ini. “Karena itu Bali terus menjadi fokus pemikiran beliau, khususnya dalam hal kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya. Bagi Mega, kata Hasto, Bali juga merupakan inspirasi dari pemikiran-pemikiran Bung Karno.

Tumpahan cinta Megawati diwujudkan dalam upaya menjaga agar pembangunan Bali bisa berlangsung dengan baik. “Saat terjadi bom Bali 2002 dan ibu menjabat sebagai Presiden RI, seluruh upaya dilakukan bersama kader PDIP agar situasi menjadi normal kembali,” tegasnya dalam jumpa pers yang juga dihadiri anggota DPR RI dari PDIP Wayan Koster, Nyoman Damantra, Mede Urip dan Nusyirwan itu. “Mega juga membagi tugas diantara kader partai untuk memastikan kebijakan yang berpihak pada Bali,” tegasnya.

Terkait dengan Pilgub Bali, menurutnya, PDIP melihat sosok Puspayoga dan Sukrawan adalah kader yang terbaik bagi partai maupun warga Bali. Sebab keduanya adalah sosok yang tumbuh dari bawah dan memahami dinamika masyarakat Bali yang kental dengan nuansa budayanya. Keduanya diyakini mampu menterjemahkan aspirasi masyarakat Bali dan mewujudkannya dalam bingkai pembangunan Bali. “Soal RTRW misalnya, mereka pasti akan berkomitmen menjaga tata ruang Bali sesuai konsep Tri Hita Karana. Karena itu Puspayoga menolak perubahan aturan yang membatasi ketinggian bangunan,” kata Hasto memberi misal.

Hasto juga menegaskan, tugas partai adalah menyiapkan pemimpin yang berkualitas dan mampu mensejahterakan rakyat. PDIP telah membuktikan hal itu karena 7 dari 10 pemimpin daerah terbaik di Indonesia adalah Kepala Daerah yang diusung PDIP. Mereka telah membuktikan bahwa ideologi kerakyatan yang diusung partai ini merupakan jawaban kongkrit atas persoalan bangsa. RED-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Sosialisasi KPK, Anggota Dewan Ramai-Ramai Tanyakan Gratifikasi
6 Comments
  1. nyoman 9 years ago
    Reply

    mbah mega 15 mei nt pemilihan gub bali bukan gub partai, mendingan balik dulu, datang thn depan saja ,, sdh tua pikun ya,,?jargon2 wong cilik sdh pasil cm pemanis dibibir menjelang pilkada sj,,,rakyat bali sdh thu gub pilihannya,,,!!!

  2. Laskar tiwas 9 years ago
    Reply

    Mengenai bom bali 2002 adalah hal yang lucu dengan mengatakan kader yang buat Bali tentram. Maaf yang membongar adalah Pak MP selaku ketua Investigasi Bom Bali dengan di bantu oleh polisi-polisi australia, USA & jepang.
    Tyang kagum dengan Bung Karno tapi tidak dengan Bu Mega. Selama jadi Presiden apa kontribusi ibu sama rakyat Bali. TIDAK ADA sama sekali.
    apa ibu memperjuangkan otonomi khusus buat Bali??? TIDAK
    Trus apa perjuangan Fraksi PDI di DPR ketika rakyat Bali di bantai, dihina, disiksa diLampung, Sumbawa??? NOL BESAR
    Malah Gubernur kami Bapak MP yang berjuang sendiri tanpa ANDA
    Jadi buat Tyang MEGA itu hanya menjadikan BALI sapi perah partai Anda.

    • made biasa 9 years ago
      Reply

      @Semeton Laskar Tiwas…setuju dan betul sekali pendapat anda tentang pengakuan PDIP atas nama ibu Mega. Ngakunya aja fokus perhatiannya kepada rakyat Bali tapi buktinya bohong besar. Ibu Mega setahu kita ke Bali hanya berurusan dengan partai ..tidak pernah ada kegiatan lain yang berhubungan dengan keadaan masyarakat Bali. Kebohongan besar terhadap keberadaan waduk Titab itu atas perjuangan fraksi PDIP di DPR?……apa pernah mereka kunker sebelumnya dan mengetahui bgaimana masyarakat disana…lalu apa proyek itu atas usul fraksi PDIP di DPR atau Bupati Buleleng…?….hehhee

    • Nang lecir 9 years ago
      Reply

      Cocok. Ne mara Pas. Sebelum jadi presiden ileh-ileh mebakti ke pura di Bali setelah jadi presiden sing bani ngenah, Dharma Shanti Nyepi gen sing maang sambutan. Tapi syukur saja banyak yang masih mendukung ibu, nyak kije nyak sing pokokne MEGA. Di Bali patuh Gen NYen nYak Sing pokokne Barak.

  3. nyoman 9 years ago
    Reply

    @laskar tiwas,,, mantap comentnya, memang bgtulah kenyataanya yg telah terjadi,,,mega dtng ke bali hny bawa sial saja,mega(megaburan),,,,

  4. Bli kadek bagus 9 years ago
    Reply

    Semoga masyarakat bali segera tersadar bahwa pdip ini hanya menjadikan bali sebagai lumbung suara pileg 2014..Berhentilah bangga sebagai kader banteng justru kita malu jika bali disebut basis pdip..

Leave a Comment

Your email address will not be published.