Buleleng (Metrobali.com)-

Sesuai intruksi Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Wayang dengan Upacara Jagat Kerthi sebagai Pelaksanaan Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Era Baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan kegiatan Sekala Jagat Kerthi di Taman Kota Singaraja, Sabtu (5/3).

Kegiatan Sekala Jagat Kerthi yang meliputi penanaman pohon, resik sampah plastik dan pameran hasil pertanian organik itu dibuka oleh Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra. Pada kesempatan ini Wabup Sutjidra bersama Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, Dandim 1609/Buleleng Letkol. Arh. Tamaji, Sekda Buleleng Gede Suyasa dan beberapa Kepala OPD Lingkup Pemkab Buleleng berkesempatan menanam pohon sekitar halaman dan telajakan di Taman Kota Singaraja.

Ditemui disela-sela kegiatan, Wabup Sutjidra mengatakan salah satu implementasi dari jagat kerthi ini adalah pada saat Tumpek Wayang. Bagaimana menyucikan jagat alam ini dan menyucikan diri sendiri.

“Kebetulan juga kemarin kita baru selesai melaksanakan kegiatan upacara Catur Brata penyepian dan ngembak geni. Nah, sekarang ini merupakan hari yang sangat baik untuk bagaimana kita membersihkan alam untuk kehidupan kita,” ucap Sutjidra.

Sutdjidra menambahkan, dalam mengimplentasikan semua itu, pihaknya sudah berupaya untuk membersihkan lingkungan dan menanam pohon hari ini untuk meningkatkan suplai oksigen guna menciptakan udara yang segar dan sehat. Oleh karena itu, pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk mengajak melestarikan telajakan-telajakan yang ada di lingkungan sekitar.

Selain itu, dalam upaya melestarikan lingkungan lebih maksimal lagi, Sutjidra akan mengajak Desa Adat, Banjar Dinas hingga kelompok masyarakat untuk memulai kembali dalam melestarikan lingkungan dan bagaimana dalam menyikapinya. Lingkungan itu dinilainya sangat penting sekali bagi kehidupan demi anak dan cucu nantinya.

Baca Juga :
Menkeu: pembangunan infrastruktur bisa atasi masalah kemiskinan

“Kalau kita tidak merawatnya dari sekarang, kapan lagi. Ini adalah kesempatan kita untuk merawat jagat kita untuk kehidupan yang akan datang,” tutupnya.

Dipenghujung acara, kegiatan ini ditutup dengan mengunjungi pameran organik dan dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kerjasama kemitraan antara PT. BPD Bali Cabang Singaraja dengan Bank Sampah induk e-darling Dinas Linkungan Hidup Kabupaten Buleleng, penyerahan dokumen kerjasama antara Bank Sampah induk e-darling Dinas Linkungan Hidup Kabupaten Buleleng dengan CV. Makmur Berkah Sejahtera dan penyerahan piagam penghargaan serta penyerahan uang tabungan Bank Sampah secara simbolis dari Bank Sampah induk kepada Bank Sampah unit simpatik Setda Kabupaten Buleleng, BSU Hijau Daun Dinas Perkimta Buleleng, BSU Kapu Darling Desa Kayu Putih Kecamatan Suksada.

 

Pewarta : Gus Sadarsana