Rio De Janeiro, (Metrobali.com)

Korban tewas akibat hujan lebat di Negara Bagian Pernambuco, Brasil timur laut, telah bertambah menjadi 100 orang, terutama di ibu kota negara bagian, Recife, dan wilayah metropolitannya, kata tim penyelamat pada Selasa (31/5).

Menurut laporan, sedikitnya 16 orang masih dinyatakan hilang, dengan 14 orang di antaranya tertimbun tanah longsor dan dua orang terseret arus air, sementara lebih dari 6.000 warga dievakuasi dari rumah mereka.

Upaya penyelamatan terpaksa dihentikan sesekali pada Selasa karena hujan lebat terus berlanjut, yang menurut peringatan dinas pemadam kebakaran dapat mengakibatkan terjadinya tanah longsor baru dan banjir di daerah tersebut.

Sedikitnya 14 kota di Pernambuco menyatakan keadaan darurat, sementara 33 kota menyatakan hal yang sama di negara bagian tetangga, Alagoas, di mana tiga orang tewas dan lebih dari 18.000 dievakuasi akibat hujan, yang mulai mengguyur pekan lalu dan semakin lebat selama akhir pekan.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro pada Senin (30/5) mengumumkan bahwa pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar 1 miliar real (1 real = Rp3.073) atau sekitar 210 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp14.544) untuk rekonstruksi daerah yang terkena dampak.

 

Pewarta: Xinhua

Baca Juga :
Undang Direksi dan Dewan Pengawas, Pansus Penyertaan Modal di Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Gelar Rapat