KUTA (Metrobali.com)-

Setelah sempat dikabarkan hilang karena terseret arus Pantai Kuta, seorang pelajar akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal, Kamis (19/5/2022) malam. Jenazahnya terdampar di pinggir pantai dengan kondisi masih mengenakan celana pendek. “Jenasah ditemukan kemarin malam sekitar pukul 21. 00 Wita,” terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selanjutnya Kadek Yuda Yudyandika dibawa ke rumah duka.

Hari ke dua operasi SAR, tim gabungan melakukan penyisiran di laut dan sepanjang bibir pantai. Area pencarian oleh SRU laut mencapai kisaran 20Nm, sementara itu SRU Darat menyusuri sepanjang bibir pantai Kuta kearah utara dan selatan LKM berjarak kisaran 4,4 Nm.

Ketika korban ditemukan, tim SAR gabungan telah selesai melaksanakan pencarian hari kedua. Dalam keterangannya, dijelaskan bahwa lokasi pertama kali terlihat berada di koordinat 08°43’18.85″S – 115°10’8.16″T, berkisar 0.42 NM arah selatan titik korban terseret arus. Selama upaya pencarian berlangsung, juga melibatkan unsur SAR dari Basarnas, Polsek Kuta, BPBD, Balawista, Potensi SAR115, Potensi Bhuana Bali Rescue, keluarga korban dan masyarakat. Sebanyak 2 unit ruber boat telah digunakan oleh SRU laut.

Baca Juga :
Presiden Rapat Bahas Perkembangan Ekonomi