Buleleng (Metrobali.com)-

Guna meningkatkan gairah kewirausahaan para pelajar dan juga keterampilan yang memanfaatkan sampah plastik, Kepala SMA Negeri 2 Tejakula, Gede Benny Kurniawan, S.Pd.,M.Pd tengah bersiap membuka program Smandala Entrepreneur Class.

Latar belakang inisiasi Smandala Entrepreneur Class itu, berawal ketika Gede Benny melakukan pengkajian terhadap keberlanjutan siswanya usia lulus sekolah di SMA N 2 Tejakula. Pihaknya menyampaikan, dari 140 lulusannya hanya sekitar lima sampai enam orang saja yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebagian besar lulusannya lebih tertarik mencari kerja.

“Kami tidak ingin kondisi ini terus terjadi setiap tahunnya, sekolah harus ambil peran untuk mengatasi hal itu. Maka dari itu penting dibuatkan wadah untuk memfasilitasi kompetensi lain dari mereka, terutama di bidang wirausaha,” terang Benny Kurniawan via telepon, Jumat, (28/1/2022).

Kepsek Benny menerangkan Smandala Entrepreneur Class nantinya akan dilaksanakan di luar jam pembelajaran sekolah, sehingga tidak akan mengganggu fokus belajar akademis.
Namun lebih kepada kolaborasi pembelajaran kelas kewirausahaan yang memang sudah ada sebelumnya.

Pihaknya menyampaikan meskipun dalam ruang lingkup SMA, bukan berarti siswanya tidak mendapatkan kesempatan menerima pengetahuan kejuruan layaknya di SMK.

“Menjadi wirausaha kan tidak mesti di SMK, ini perlu dikikis bahwa tidak ada dikotomi bahwa program wirausaha itu harus di SMK. Kami tidak akan menerapkan pembelajaran siswa pada akademik saja, pendidikan kewirausahaan sangat penting diterapkan di SMA N 2 Tejakula ini,” tegas Kepsek Benny.

Disinggung terkait programnya, Kepsek Benny menerangkan nantinya para siswa yang telah terdaftar akan diberikan pembelajaran teori dan praktek langsung tentang dunia usaha, baik itu dari persiapan, produksi hingga pemasaran. Melalui program unggulan itu, pihaknya berharap lulusan tahun berikutnya dapat langsung membuka usaha.

Baca Juga :
Pemprov Bali Dorong Swasta Tambah Transportasi Publik

Dalam Smandala Entrepreneur Class nanti, siswa akan dilatih membuat wajah plastik, produk recycle, mural grafity, okulasi, digital marketing dan masih banyak lainnya lagi.

“Terkait kewirausahaan, kami menggandeng salah satu rekan kami untuk memberikan materi, namanya Made Agus Janardana atau Made Oplas,” terangnya.
Kepsek Benny sembari berharap semua jajaran sekolah SMA N 2 Tejakula dan para orang tua siswa mendukung penuh programnya demi peningkatan kualitas siswa dan keberhasilan lulusannya menjadi entrepreneur.” terangnya

Pihaknya optimis program Smandala Entrepreneur Class ke depannya akan menjadi program yang luar biasa manfaatnya bagi masyarakat Tejakula khususnya dan Buleleng pada umumnya.

 

Sumber : Gus Sadarsana