Denpasar (Metrobali.com)-

Disela-sela kesibukannya sebagai delegasi Menteri Pemuda India yang mengikuti Seminar Pemuda Tingkat Dunia di Nusa Dua, Bali, Ms Nita Chowdhury menyempatkan diri berkunjung ke Centre Brahma Kumaris Denpasar Rabu, 5 Desember 2012. Ditemani oleh Sister Janaki dari Centre Brahma Kumaris Denpasar. Menteri Pemuda India, Ms Nita Chowdhury menemui sekitar 35 orang keluarga Brahma Kumaris Denpasar, di Centre Brahma Kumaris di jl. Gatot Subroto 1 no 53 Denpasar.

Bagi Menteri Pemuda dari negara India ini, kunjungan ke Bali sekaligus kunjungan ke centre Brahma Kumaris Denpasar, adalah untuk kali pertamanya. Kesan pertama yang muncul oleh keluarga Brahma Kumaris kepada sosok sang menteri satu ini ketika bertemu, tampak Ms Nita begitu sangat keibuan. Terpancar dari wajahnya memiliki cinta kasih kepada setiap orang. Ms Nita, sendiri juga menyampaikan kekagumannya kepada masyarakat Bali yang ramah dan lingkungannya yang juga sangat cocok untuk menyelenggarakan event-event yang bersifat international. “ Serta suasananya yang memang sangat mendukung,” tambahnya.

Dikatakan pula, suasana kedamaian juga dirasakan ketika acara berkeliling di halaman Centre Brahma Kumaris Denpasar yang tenang dan asri. Sempat diceriterakan sekilas pula dalam seminar tentang kepemudaan yang diikuti sekitar 1500 delegasi dari 138 negara yang membahas tentang dari soal pengangguran, kesehatan, hingga  pada soal emosi dan sebagainya. Dari kesimpulan hasil seminar yang sangat penting dan menarik itu, Ms Nita berharap para  pemuda bisa menapaki hidup dengan senang dan bahagia.

Di akhir pertemuan dengan keluarga Brahma Kumaris Denpasar, Ms Nita, sempat bercanda dengan mengatakan bahwa keluarga Brahma Kumaris tampaknya ‘ tidak perlu ‘ mengikuti seminar tentang masalah kepemudaan itu. “ Karena saya lihat disini, semua kelihatan bahagia dan wajahnya cerah semua,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga :
Bupati Buleleng Ajak Masyarakat Perangi Kanker Serviks

Acara diakhiri dengan penyerahan bingkisan oleh Sister Janaki sebagai oleh-oleh keluarga Centre Brahma Kumaris Denpasar kepada Ms Nita Chowdhury yang cantik dan ramah itu.

Sekilas tentang Brahma Kumaris sebagai yayasan sosial yang terdaftar di Dinas Sosial dan memiliki surat ijin operasional untuk melakukan kegiatannya dengan nama Brahma Kumaris Yayasan Studi Spiritualitas. Hingga sekarang di Indonesia (masuk pada tahun 1982) ada delapan center, tersebar di Jakarta, Surabaya dan di Bali ( masuk tahun 1990) di Denpasar, Singaraja, Gianyar, Ubud. Pengetahuan spiritual ini tidak mengajarkan suatu bentuk ritual ataupun penggolongan yang memisahkan antar sesama manusia. Berbagai kalangan  dan pemeluk agama apapun bisa datang untuk belajar. lebih bersifat mengfokuskan pada meditasi, pencarian kedamaian lewat pelatihan Yoga.

Cara belajar yang diterapkan bersifat informal, tidak mengikat, dan tidak memungut biaya. Semuanya diberikan secara cuma-cuma sebagai pelayanan masyarakat, tanpa motivasi politik maupun agama. Memberi pengetahuan spiritual adalah kegiatan utama yang dilakukan di setiap center (sebutan untuk setiap pusat studi yang berlaku di seluruh dunia) dengan harapan terbentuknya kehidupan damai sejahtera sebagai kehidupan ideal masa kini dan masa mendatang. HP-MB