Denpasar, (Metrobali.com)
Sebagai bentuk dukungan nyata bagi pengolahan sampah berbasis sumber yang sedang gencar digerakkan Pemerintah Kota Denpasar, Kelurahan Peguyangan pada Minggu (7/8) pagi secara perdana melakukan kegiatan penimbangan sampah di Bank Sampah Kamboja. Sebanyak  115 Kg sampah terkumpul pada kegiatan itu.
Dari total tersebut, sampah yang terdiri dari botol bekas, kardus, kaleng minuman, besi bekas, omplong dan juga pet bersih merupakan bawaan dari para masyarakat sekitar yang antusias dengan kegiatan itu.
Bertempat di Banjar Pulugambang, Kelurahan Peguyangan, kegiatan penimbangan sampah itu dimotori oleh kader PKK Kelurahan Peguyangan. Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK Kelurahan Peguyangan, Dian Ekawati Arcana, para kader PKK, dan unsur perangkat banjar dan kepala lingkungan.
Ketika dikonfirmasi Lurah Peguyangan Gede Arcana mengatakan, saat ini di wilayahnya sudah terdapat 8 bank sampah aktif dari 13 Banjar di Kelurahan Peguyangan.
“Pihak kader tim penggerak PKK kami libatkan dengan penanggung jawab kelian adat dan kepala lingkungan. Kami menginginkan semua unsur masyarakat terlibat aktif dalam upaya pengolahan sampah di wilayah Peguyangan ini,” ujar Gede Arcana.
Dirinya menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap keberadaan bank sampah ini sangat besar. Sejak pagi masyarakat berbondong datang untuk mengikuti kegiatan penimbangan itu.
“Kami mengajak masyarakat  untuk terus berperan aktif mengolah sampah di rumah tangga. Ini bertujuan untuk mengurangi pengiriman sampah ke TPA. Sampah juga memiliki nilai jual, jika dipilah dengan baik dan benar,” pungkas Gede Arcana.
Baca Juga :
KPI-KPU Tanda Tangani ''MoU'' Penyiaran Pilkada