Foto: RWM (Rukun Warga Muslim) Saroha Sumatera Utara yang tinggal di Bali menggelar Silaturahmi dan Halal Bihalal di Gedung Harapan Mulia, Kota Denpasar, Minggu (22/5/2022).

Denpasar (Metrobali.com)-

Umat muslim perkumpulan RWM (Rukun Warga Muslim) Saroha Sumatera Utara yang tinggal di Bali menggelar Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar RWH Saroha Bali serangkaian memperingati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijiriah.

Acara digelar Gedung Harapan Mulia, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Minggu (22/5/2022).
Momentum Halal Bihalal dijadikan sebagai sarana untuk saling memaafkan, Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir Batin, mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan diantara umat.

Tampak hadir Ketua RWM Saroha Sumatera Utara-Bali Haji Darwin Hutabarat didampingi pengurus seperti Damean Hutabarat (Sekretaris), Aguslinar Simamora (Bendahara), Haji Rully Soripada Harahap (Pembina) dan pengurus lainnya serta dihadiri ratusan umat dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Harapannya RWM Saroha Sumatera Utara yang tinggal di Bali makin kompak dan bisa tetap eksis,” kata Haji Rully Soripada Harahap selaku Pembina RWM Saroha Bali.

Dikatakan RWM Saroha senantiasa mengedepankan menjaga toleransi, kerukunan antar umat beragama dan menghormati budaya serta adat istiadat di Bali.

“Dimana bumi dipijak disana langit dijungjung. Sebagai bagian masyarakat Bali, kami sangat menghormati sesama warga masyarakat Bali. Kita selalu berusaha menjaga persaudaraan, toleransi, menghormati adat istiadat di Bali,” ujar Haji Rully.

Ketua RWM Saroha Sumatera Utara-Bali Haji Darwin Hutabarat mengungkapkan sebenarnya kegiatan halal bihalal rutin dilakukan setiap tahun.

Namun karena situasi pandemi Covid-19, RWM Saroha sudah dua tahun tidak melakukan kegiatan ini dan baru bisa terselenggara lagi setelah peringatan Idul Fitri tahun ini dimana memang kondisi kasus Covid-19 sudah melandai.

Baca Juga :
Minta Penjelasan Soal Pergeseran Anggaran, DPRD Badung Gelar Raker dengan BPKAD dan Bappeda

“Halal bihalal kali ini kesempatan luar biasa. Semoga di masa depan bisa lebih meriah lagi,” ujar Haji Darwin.

Pihaknya juga menegaskan komitmen RWM Saroha menguatkan toleransi dan ikut aktif menjaga serta mewujudkan kedamaian Bali.

“Yang jelas RWM Saroha tetap jaga kedamaian di Bali antara umat muslim dan non muslim. Kita bersama-sama bergandengan tangan untuk kemajuaan Bali,” tegas Haji Darwin.

RWM Saroha yang sudah terbentuk sejak 1978 di Bali adalah perkumpulan yang menjadi wadah berkumpul dan silaturahmi warga muslim asal Sumatera Utara yang tinggal di Bali.

RWM Saroha menjalankan kegiatan kebersamaan baik suka maupun duka termasuk dalam berbagai kegiatan kegamaan seperti rutin melakukan kurban saat perayaan Idul Adha serta menggelar halal bihalal memperingati Idul Fitri.

“RWM Saroha adalah wadah umat muslim dari Sumatera Utara bersatu di Bali, jadi wadah sosial, saling mendukung tidak merepotkan yang lain,” pungkas Haji Darwin.

Kebersamaan dan kekeluargaan penuh keceriaan tampak dalam acara halal bihalal kali ini. Umat muslim RWM Saroha juga tidak lupa tetap mendoakan pandemi Covid-19 segera berakhir dan perekonomian Bali bangkit, pariwisata pulih.

RWM Saroha juga mendukung penuh langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang memohon permohonan penetapan status endemi Covid-19 untuk Bali kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Status endemi untuk Bali juga sejalan dengan kebijakan dari Presiden RI Joko Widodo yang mengumumkan pelonggaran aturan memakai masker untuk masyarakat di Tanah Air. Hal ini sebagai imbas dari pananganan pandemi Covid-19 yang semakin baik

Pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan memakai masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di tempat atau area terbuka yang tidak ada orang, maka diperbolehkan tidak memakai masker.

Baca Juga :
Diberdayakan Emiliana Sri Wahjuni, Pelaku UMKM Antre Minta Dilibatkan di Program Rice Box PSI, Geliatkan Perekonomian di Masa Pandemi

Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan di alat transportasi, Jokowi menegaskan bahwa masyarakat tetap harus memakai masker. (wid)