Gianyar (Metrobali.com)

 

Kepedulian Ketua TP PKK Prov Bali Ny. Putri Koster kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui acara aksi sosial pada Kamis pagi, 27 Oktober 2022 di Kabupaten Gianyar. Acara bertajuk ‘Aksi Sosial Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Menyapa dan Berbagi’ pada pagi itu dipusatkan di dua tempat yaitu Wantilan Pura Desa, Desa Adat Buahan, Kecamatan Payangan serta Balai Banjar Mantring, Desa Petak Kaja, Kecamatan Gianyar.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa aksi rutin PKK menyapa dan berbagi juga dilandasi salah satu semangat PKK, yaitu gotong royong. “PKK guyub bersama dalam sesama anggotanya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, itulah kenapa kita hadir di sini. Saya juga inginkan agar kader-kader PKK hingga tingkat Desa bisa meningkatkan semangat ini sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kekurangan kelak,” jelasnya.

Lebih dari itu, menyikapi berbagai bencana dampak dari cuaca ekstrim yang melanda Bali akhir-akhir ini, Wanita yang lebih akrab disapa Bunda Putri itu juga menyerukan agar Kader PKK lebih tanggap lagi. Tengok ke kiri kanan, para tetangga jika ada yang terkena dampak dari bencana yang terjadi. Semangat PKK menurutnya memang sangat penting dibutuhkan dalam kondisi apa pun, apalagi anggotanya menyentuh hingga tingkat terkecil masyarakat, yaitu rumah tangga.

Dampak cuaca ekstrim akhir-akhir ini yang mengakibatkan hujan turun terus-menerus juga adalah makin maraknya penyakit DBD. Menurutnya PKK mempunyai sebuah program pokok yang bisa mencegah DBD yaitu HATINYA PKK. “Dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang menganggur dengan tanaman pokok yang berguna bagi kehidupan sehari-hari, kitab isa mencegah terjadinya genangan air tempat nyamuk DBD berkembang biak, selain juga memenuhi kebutuhan pokok dan memperindah pekarangan rumah,” bebernya seraya menggugah kader PKK untuk menggenjot program HATINYA PKK.

Pada pagi itu, dalam sambutannya ia juga menyoroti kasus yang marak akhir-akhir ini yaitu kasus obat anak-anak berupa sirup yang mengandung etilen glikol yang juga disinyalir penyebab gagal ginjal akut pada anak-anak. Ia mengajak ibu-ibu untuk lebih peduli dengan kasus ini, dan jangan sekali-kali membeli obat sendiri tanpa resep dari dokter. “Meskipun kasus ini sudah mendapat penangan cepat dari pemerintah, namun kita juga sebagai masyarakat harus tetap waspada. Kita bisa berkaca pada orang tua jaman dulu, kalau anak demam sedikit bisa dirawat dahulu di rumah dengan cara tradisional,” imbuhnya.

Bunda Putri itu juga menegaskan komitmennya dalam mendorong penurunan angka stunting. Meskipun di Bali jumlah penderita stunting tidak begitu banyak, namun kita tetap harus memberi perhatian agar angka stunting di Daerah Bali dapat segera dituntaskan. Stunting mesti mendapat perhatian serius karena mengancam keberlangsungan generasi penerus bangsa. Ditambahkannya, stunting yang dapat diartikan sebagai gagal tumbuh kembang di mana tinggi dan berat badan anak tak sesuai dengan usianya, jika hal ini tidak diatasi dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Oleh karena itu, Pihaknya meminta agar kader posyandu proaktif terhadap potensi stunting yang ada di lingkungan masing-masing dan segera melakukan koordinasi serta upaya pencegahan dengan menggandeng stakeholder terkait.

Aksi sosial yang digelar TP PKK Prov Bali kali ini menggandeng berbagai pihak untuk turut menyerahkan bantuan, seperti: Dinas Kesehatan Prov Bali memberikan bantuan 10 Dus PMT untuk Balita Gizi Buruk/Gizi Kurang, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Prov Bali menyerahkan bantuan berupa bibit tanaman 100 pohon kepada Ketua TP PKK Kecamatan, Pengurus IBI Bali memberikan bantuan 10 paket susu untuk Ibu Hamil KEK, sementara Ketua TP PKK menyerahkan kepada lansia, Ibu Hamil KEK, Penyandang Disabilitas, Kader PKK dan Balita gizi buruk berupa 1 ton beras untuk 50 orang yang masing-masing mendapatkan 20 kg beras, masing-masing 1 krat telur, masing-masing 8 kotak susu serta Majalah HATINYA PKK Edisi II Tahun 2022 sebanyak 11 eksemplar kepada Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar yang diwakili oleh Sekretaris PKK Ni Wayan Sriani. Selain itu TP PKK Prov Bali juga menggandeng RS Mata Bali Mandara untuk pelayanan pemeriksaan mata gratis serta pembagian kacamata gratis sebanyak 200 buah.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Pemayun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anon Agustina, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom, Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara Ni Made Yuniti, Pengurus IBI Bali serta kader PKK dari tingkat Kecamatan hingga Desa. (RED-MB)