Buleleng, (Metrobali.com)

Guna meningkatkan kinerja dan efektifitas Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka Buleleng, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd melantik pergantian antar waktu (PAW) Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Buleleng masa bakti 2018-2023 dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarran Buleleng, pada Jumat, (6/5), di ruang pertemuan SMA N 1 Singaraja.

Dalam kesempatan itu, Gede Suyasa meminta seluruh pengurus yang baru saja dilantik mulai melaksanakan program skala prioritas gerakan pramuka di Buleleng. Hal itu penting dilakukan dalam rangka menumbuhkan karakter membangun bangsa dan negara demi Kabupaten Buleleng.

“Kita sudah punya program yang setiap tahun disusun lewat rapat kerja. Jadi organisasinya digerakan, semua unsur digerakan, program yang bersifat rutin dan edukasi digerakan. Tidak fokus pada penanganan Covid-19 lagi, jadi sudah bisa melakukan kegiatan yang lebih terbuka,” ujar Suyasa.

Gede Suyasa yang juga Sekda Buleleng itu menegaskan bahwasannya Pramuka akan selalu hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Namun demikian, keikutsertaan Gerakan Pramuka Buleleng dalam kegiatan pemerintah juga dalam konteks jika dibutuhkan sebagai relawan.

Ditambahkan, selama ini Gerakan Pramuka Buleleng dalam berbagai program kegiatan yang telah disusun juga selalu berkomitmen penuh.

”Pramuka memiliki komitmen, integritas, tenaga, pikiran untuk bisa ikut dalam berbagai upaya penanganan masalah-masalah yang dihadapi oleh Bangsa dan Negara. Jadi kami akan selalu hadir sebagai relawan,” tegasnya.

Terakhir, Sekda Suyasa meminta Camat Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, S.IP yang merupakan Kepala Mabiran yang baru dilantik untuk menjamin kebebasan berpendapat dan berkarya dalam pendidikan kepramukaan.

“Membimbing, mendukung, dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.” tutup Suyasa. GS

Baca Juga :
Kimia Farma Pecat Oknum Petugas Antigen Yang Jadi Tersangka