Negara (Metrobali.com)-

Kabupaten Jembrana, Bali, hanya mendapatkan jatah penerimaan CPNS untuk guru 35 orang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemen PAN), meskipun sebelumnya mengajukan 700 lebih.

“Formasi yang kami terima hanya untuk rekrutmen 35 guru, untuk pegawai lain seperti kesehatan dan staf tidak dapat,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Jembrana Suherman di Negara, Jumat (26/7).

Namun, selain 35 guru rekrutmen dari jalur umum tersebut, ia mengatakan, ada tambahan untuk guru honorer yang terdaftar K2.

“Untuk yang sudah terdaftar K2 juga tidak otomatis lolos jadi CPNS, harus mengikuti tes juga. Di Jembrana ada sekitar 72 guru yang terdaftar K2,” ujarnya.

Sebelumnya, untuk penerimaan CPNS tahun 2013, Pemkab Jembrana mengajukan seribu lebih kebutuhan pegawai, yang didominasi tenaga pendidik khususnya untuk guru SD.

“Selain tenaga pendidik, dari kajian kami, Jembrana juga perlu tenaga kesehatan mulai dari dokter hingga bidan yang cukup banyak. Tapi keputusan Kemen PAN seperti itu, kami terima saja,” kata Suherman.

Terkait dengan teknis penerimaan, termasuk lokasi ujian, ia mengaku, masih menunggu instruksi dari Kemen PAN.

“Apakah ujian dilakukan di masing-masing kabupaten, atau perwakilan Kemen PAN di provinsi kami belum tahu. Yang jelas, ujian serta penerimaan akan ditangani langsung oleh pusat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Bupati Jembrana, I Putu Artha sudah memerintahkan instansi terkait untuk bekerja dengan baik dalam penerimaan CPNS ini.

Dalam beberapa kesempatan Artha mengungkapkan, pihaknya sangat membutuhkan tenaga guru untuk SD karena saat ini banyak yang pensiun.

“Kami sudah lama tidak membuka rekrutmen CPNS untuk guru SD, karena tiap tahun ada yang pensiun, gini kami kekurangan tenaga pendidik tersebut,” katanya. AN-MB

Baca Juga :
KPK pertimbangkan banyak hal terkait "JC" Novanto