Keterangan foto: Pemerintah kabupaten Jembana kembali menggelar pasar murah di areal parkir pemerintah kabupaten Jembrana, Jumat (12/3)/MB

Jembrana (Metrobali.com) –

Menjelang perayaan hari raya Nyepi tahun saka 1943 masehi (Minggu, 14/3) nanti. Pemerintah kabupaten Jembana kembali menggelar pasar murah. Pasar murah kerjasama dengan Bank BPD Bali Cabang Negara dilaksanakan di areal parkir pemerintah kabupaten Jembrana, Jumat (12/3).

Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang didampingi Ny. Chandra Tamba, Pj. Sekda, I Nengah Ledang, para asisten dan para pimpinan OPD, turut memantau jalannya pasar murah itu.

Menurut Bupati Tamba , pasar murah bentuk apresiasi pemkab jembrana kepada masyarakat dan ASN. Selain itu bertujuan menstabilkan harga saat menjelang hari raya Nyepi. “ Sesuai prinsip ekonomi, ketika ada permintaan harga akan ikut naik. Jadi melalui pasar murah ini kita ingin harga tetap stabil. Masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan . Selanjutnya akan dilaksanakan operasi pasar agar lonjakan harga tidak drastis, ” ujarnya.

Terkait dengan situasi pasar di saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, Bupati Tamba mengaku, harga-harga kebutuhan pokok di pasar di kabupaten Jembrana masih sangat stabil. ”Saat ini harga kebutuhan pokok di pasar masih stabil, jika ada pedagang yang seenaknya menaikkan harga resikonya tentu barangnya akan tidak laku,”tegasnya.

Tamba juga menegaskan, terkait keterlibatan BPD Bali dalam pasar murah ini adalah sebagai penyedia sistem pembayaran minim kontak guna . Tujuannya menekan penyebaran virus Corona di masa pandemi. ” Kita laksanakan ini bekerjasama dengan pihak BPD Bali. Dalam transaksi ini pihak BPD menggunakan aplikasi Q-RIS. Ini dilakukan dalam upaya mencegah penularan Covid-19. Disisi lain aplikasi ini sangat efektif dan sangat aman dalam melakukan transaksi,” ungkapnya.

Baca Juga :
Ibu Kota Pindah, Barometer Industri Hiburan Tetap di Jakarta

Sementara kepala BPD Bali Cabang Negara, IB. Surawan mengaku, kalau pihaknya sagat memberikan support kepada pemerintah kabupaten Jembrana,”kami di BPD Bali tentu sangat memberikan support kepada pemkab. Jembrana, sekaligus kami bisa memberikan edukasi kepada masyarakat dan ASN ini agar membiasakan menggunakan aplikasi Q-RIS dalam berteransaksi,”ujarnya.

Ditambahkannya , dengan bertransaksi mengunakan Q-RIS akan aman dan transparan. ” Kita harapkan, masyarakat dan ASN, dalam melakukan transaksi di era digital ini kita harapkan terbiasa menggunakan pola transaksi menggunakan Q-RIS,”pungkasnya.