Kuta (Metrobali.com)-

Indonesia akan merancang perjalanan wisata antarnegara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) secara cepat dan mudah tanpa mengurangi aspek keamanan di kawasan tersebut.

“Kami akan membahasnya karena harus mempersiapkan berbagai sarana penunjang seperti sinkronisasi data antarnegara tersebut,” kata Menparekraf, Mari Pangestu saat ditemui usai acara pembahasan APEC High Level Policy Dialogue on Travel Fasilitation di Kuta, Bali, Senin (30/9).

Ia menjelaskan bahwa hasil pembahasannya itu akan diumumkan pada Jumat (4/10) di Nusa Dua, Bali.

Nnantinya akan diperlukan teknolgi singkronisasi data antarnegara yang canggih sehingga wisatawan yang berkunjung tanpa harus mengurus administrasi terlalu lama.

“Semuanya itu masih dipersiapkan dan rencananya bisa diterapkan secepatnya,” katanya.

Namun, aspek keamanan kenyamanan menjadi prioritas utamanya sehingga tidak mengganggu para wisatawan yang berkunjung daerah itu.

Selain itu, pihaknya juga merancang bandara yang ramah terhadap wisatawan dengan menyiapkan berbabagai fasilitas penunjang lainnya untuk kenyamanan wisatawan.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin masih akan melakukan perancangan lebih mendalam agar aspek kenyamanan dan keamanan di kawasannya. AN-MB

Baca Juga :
Komisi IV DPR-RI Kunjungi Bali ForBALI desak Segera Kukuhkan penetapan KKM Teluk Benoa