Denpasar (Metrobali.com)-

Hujan deras disertai angin kencang sejak Senin (9/1) pagi kemarin menyebabkan sedikitnya delapan pohon tumbang di beberapa wilayah di Denpasar. Cuaca ekstrim ini selain menimbulkan banjir dan pepohonan banyak yang  tumbang, juga menghambat berbagai aktifitas warga kota Denpasar.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar Ketut Wisada, mengatakan, pohon-pohon yang tumbang tersebut kebanyakan merupakan jenis pohon Angsana. “Dan kebanyakan karena pohonnya sudah rapuh,” ujarnya.
Sebanyak delapan pohon perindang yang tumbang itu seperti terjadi di Banjar Gunung Sari Pedungan, di Jalan Pungutan, Sanur, areal Lapangan Pegok Sesetan, di kawasan Renon sebanyak dua pohon di dua titik berbeda, serta Jalan Danau Poso Sanur dan di Jalan Veteran Denpasar.
Meski tidak ada korban jiwa, di Jalan veteran pohon yang tumbang karena angin kecang itu telah menimpa sedikitnya enam sepeda motor dan satu mobil merek Luxio.
Wisada mengatakan, pohon-pohon yang tumbang tersebut merupakan pohon yang ditaman dengan menggunakan sistem cangkok sehingga akarnya tidak kuat dan mudah rapuh.
“Kedepannya, kami akan upayakan untuk menanam pohon dengan sistim geretif atau langsung menggunakan bijinya dan bukan dengan sistim vegetatif atau cangkok,” katanya. (ant/PWD)

Baca Juga :
Fadli Zon: persekusi akibat lemahnya penegakan hukum