Denpasar (Metrobali,com)-
Bertempat di Nusantara Room, Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Kamis (16/2) pagi Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghadiri Sidang Umum Asosiasi Hukum Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara/ASEAN (ALA) ASEAN  ke-11 yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

 Mengangkat tema ‘Memperkuat Peran Baru ALA setelah Piagam ASEAN’, sidang umum ALA ke-11 diselenggarakan 15-18 Februari 2012 dan dihadiri oleh sekitar 300 orang delegasi dari 10 negara ASEAN, termasuk Presiden ALA Pham Quoc Anh dan Ketua ALA Komite Nasional Indonesia yang juga Ketua Mahkamah Agung RI Dr. Harifin A. Tumpa.

Dalam sambutannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan negara-negara anggota ASEAN sebagai bagian dari memperkuat komunitas ASEAN. Presiden mengatakan ada tiga isu yang ia harap dapat diangkat dalam sidang umum ALA ke-11 ini, yaitu bagaimana membentuk platform/kerangka dasar sistem hukum yang harmonis dalam regional ASEAN, kedua mempererat hubungan antara praktisi hukum dalam lingkup regional ASEAN sehingga dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman serta yang ketiga agar dapat memperkuat hubungan dengan stakeholder/pemangku kepentingan lainnya seperti pihak swasta, masyarakat sipil dan media masa.

Asosiasi Hukum ASEAN adalah suatu organisasi non-pemerintah yang dibentuk pada tahun 1979 untuk memayungi berbagai bentuk profesi yang berkaitan dengan penegakan hukum, yaitu hakim, pengajar hukum, praktisi hukum, dan jaksa dalam satu atap. MB1

Baca Juga :
Kejagung teliti terpidana narkoba yang bakal dieksekusi mati