Ketua DPRD Badung Putu Parwata menerima audiensi Majelis Sinode Harian GKPB, Jumat (1/7/2022). 

 

Badung, (Metrobali.com)

Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (1/7/2022) menerima audiensi Majelis Sinode Harian Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB) di ruang kerjanya. Majelis Sinode yang hadir di antaranya Pdt. Si Bagus HS, Bishop Nyoman Agustinus, dan Pdt. I Wayan Damayana.

Ditanya usai menerima Majelis Sinode Harian GKPB, Putu Parwata menyatakan, audiensi terkait GKPB akan menggelar sidang. Gereja Bali ini, menurutnya, rutin melakukan sidangnya. Pembukaan sidang sinodenya akan dilakukan tanggal 5 dan Majelis Sinode menyampaikan kepada pihaknya untuk bisa hadir dan membuka acara. “Bupati Badung diharapkan bisa membuka acara tersebut,” katanya.

Dalam sidang itu, kata Parwata, akan dibicarakan beberapa konsep pengembangan terhadap jemaat-jemaat yang ada di masing-masing gereja. Yang paling penting adalah bagaimana sinergitas ini dibangun antara gereja dan pemerintah supaya selalu ada kebersamaan dan bisa saling memberikan masukan-masukan untuk jemaat semua khususnya jemaat yang ada di gereja Kristen Protestan. GKPB ini adalah karakternya Bali yang masih mempertahankan adat dan tradisi Bali. Ini memang menjadi kekhususan gereja Bali.

Dengan demikian, dia berharap pemerintah selalu hadir. Bagaimana pun sesuai misi visi pemerintah, bagaimana budaya adat dan tradisi ini dipertahankan oleh kita semua. Tidak hanya oleh agama Kristen tetapi agama-agama yang ada di Bali dan orang yang hidup di Bali agar selalu bisa berdampingan untuk mempertahankan itu. Ini menjadi salah satu daya tarik yang harus dipertahankan untuk bisa menciptakan suasana aman dan nyaman di Bali khususnya di Badung. Ini merupakan sektor yang sangat penting untuk menarik wisatawan karena merasa nyaman dan merasa tenang bisa tinggal dan berwisata di Badung ini.

Baca Juga :
Megendu Wirasa, Giri Prasta Ajak Masyarakat Laksanakan Konsep Tri Hita Karana Dengan Baik

Itulah beberapa program yang barangkali akan dimunculkan dalam sidang sinode itu untuk membangun sinergitas antara gereja dan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. “Itu substansi yang akan dibahas dalam sidang. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya. (Red-mb)