Foto: Kegiatan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Udayana dalam Penanaman Hijauan Pakan Ternak Unggul di lahan kosong di Farm Pengotan, Desa Pengotan, Kabupaten Bangli.

Bangli (Metrobali.com)-

Keberadaan pakan ternak memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan produktivitas ternak termasuk Sapi Bali. Pakan dalam pemeliharaan ternak mencapai 70-80% dari total biaya produksi sehingga dibutuhkan upaya untuk mengefisiensikan biaya pakan salah satunya dengan penanaman hijauan pakan unggul. Menyikapi upaya peminimalan pengeluaran biaya pakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu Penanaman Hijauan Pakan Ternak Unggul dengan memanfaatkan lahan kosong di Farm Pengotan, Desa Pengotan Bangli (Jumat, 25 Pebruari 2022).

Pengabdian diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen, tendik, PLP dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Kepala Farm Pengotan Dr. Ir. I Gusti Lanang Oka Cakra, M.Si. menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menyediakan pakan hijauan ternak unggul baik sumber energi dan protein untuk hijauan pakan ternak ruminansia khususnya sapi potong dengan memanfaatkan lahan yang ada di Farm Pengotan.

Pengabdian dilaksanakan dengan melakukan penanaman bibit pakan ternak dengan total lebih dari 1.250 bibit yang terdiri dari 600 stek rumput gajah, 400 stek biograss, 200 stek gamal, 50 tanaman lamtoro taramba, dan 500 gram biji sorgum. Bibit pakan yang dipersiapkan berasal dari tanaman pakan yang telah ada di Farm Pengotan, bantuan dari BPTP, dan sumbangan personal dari dosen-dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana. “Kedepannya, pengabdian sejenis ini akan tetap dilaksanakan dengan penanaman spesies tanaman pakan yang berbeda. Harapannya Farm Pengotan ini dapat menjadi stasiun riset sebagai sarana pendukung mahasiswa dan dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana yang akan melakukan penelitian di bidang tanaman pakan dan nutrisi ternak ruminansia”, ucap Lanang Oka. (rls)

Baca Juga :
Pembuang Bayi ''Ni Wayan Car'' Diancam Sanksi Adat

Sumber: http://www.unud.ac.id