Foto: Kegiatan Workshop dan Pendampingan General Accreditation (GA) IABEE Fakultas Teknik Universitas Udayana “Bidang Teknik Mesin”.

Jimbaran (Metrobali.com)-

Pada hari Kamis, 28 Juli 2022, UP3M Fakultas Teknik Universitas Udayana melaksanakan Workshop dan Pendampingan General Accreditation (GA) IABEE Fakultas Teknik Universitas Udayana “Bidang Teknik Mesin”. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang 2, Lantai 3 Dekanat Fakultas Teknik Kampus Bukit Jimbaran. Kegiatan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Tim Taspos Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, serta Koordinator Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Teknik. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber, Bapak Dr. Eko Surojo, ST., MT. dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua UP3M Fakultas Teknik, Bapak Dr. Wayan Nata Septiadi, ST, MT. dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh pembukaan dari Bapak Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Teknik. Kegiatan diisi dengan Sharing Pengalaman Proses Akreditasi GA IABEE Teknik Mesin FT Universitas Sebelas Maret oleh Narasumber, Bapak Dr. Eko Surojo, ST., MT., dengan moderator Dosen Prodi Teknik Mesin, Ibu Ir. Ni Made Dwidiani, MA.Sc.

Pemaparan dimulai dengan penyampaian tahapan review dan evaluasi IABEE, dimana Bapak Dr. Eko Surojo, ST., MT. selaku Narasumber menyampaikan bahwa perbaikan-perbaikan masih dapat dilakukan sebelum dilakukan visitasi. Dalam materi sharing pengalaman ini, juga disampaikan beberapa catatan yang diperoleh setelah visitasi yang dilakukan secara online di Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknis UNS, seperti alur prodi dalam penerapan kurikulum baru, Basic Science dan Matematika tidak bisa displit dari Mata Kuliah lain, Kriteria Disiplin  yang memuat “Capstone design” dimana pengajar perancangan harus memiliki sertifikat (sertifikasi profesi) atau pengalaman melakukan desain di bidang teknik mesin, seluruh dosen harus memahami bagaimana proses kurikulum disusun, serta pelaksanaan Plan, Do, Check, Act (PDCA) di level dosen, prodi, fakultas dan universitas.

Baca Juga :
Denpasar Tuntaskan  Penyaluran BLT Dana Desa sebanyak 4306 KK

Bapak Dr. Eko Surojo, ST., MT. selaku Narasumber mengungkapkan bahwa PDCA akan ditanyakan sehingga perlu diuraikan terkait penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) termasuk bukti-bukti kegiatan, pelaksanaan pembelajaran dari masing-masing dosen, serta evaluasi pembelajaran harus disiapkan seperti portofolio MK dimana yang dievaluasi adalah, nilai CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah) yang diturunkan dari CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) Prodi.

Selain sharing pengalaman, Workshop dan Pendampingan General Accreditation (GA) IABEE ini juga diisi dengan pembahasan ikhtisar Prodi Teknik Mesin Universitas Udayana dan kunjungan laboratorium. Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan laboratorium, antara lain penanganan safety di masing-masing laboratorium, pengecekan kadalursa APAR, kalibrasi alat dan calibration plan, pengenalan safety untuk mahasiswa S1, report accident yang pernah terjadi di dalam laboratorium pengecoran (dalam bentuk report secara tertulis) dan terdapat plan atau SOP sehingga tidak terjadi lagi yang sama, penataan posisi laboratorium, jadwal perawatan laboratorium, software berlisensi, logbook penggunaan alat, serta semua alat praktikum harus dapat beroperasi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Moderator oleh Ketua UP3M Fakultas Teknis dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada Narasumber oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Bapak Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, ST., MA.Sc., Ph.D. sekaligus menutup acara. Pada penutupan acara disampaikan pentingnya acara ini dan diharapkan kedepannya akan dapat terus terjalin kerjasama antara Fakultas Teknik Universitas Udayana dan Universitas Sebelas Maret, khususnya Prodi Teknik Mesin. (rls)

Sumber: https://www.unud.ac.id