kerang

Denpasar (Metrobali.com)-

Bali meraup devisa sebesar 1,66 juta dolar Amerika Serikat dari ekspor kerajinan berbahan baku kerang selama tujuh bulan periode Januari–Juli 2014, mengalami kenaikan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya hanya 610.449,64 dolar AS.

Pengapalan mata dagangan yang mengalami kenaikan hingga mencapai 172,35 persen itu berkat hasil sentuhan perajin yang menonjolkan unsur seni, sehingga semakin diminati konsumen mancanegara, menurut data realisasi perdagangan luar negeri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Minggu (28/9).

Begitupula dari segi volume bertambah 397,08 persen dari 440.598 unit pada tujuh bulan pertama 2013, menjadi 2,19 juta unit pada periode yang sama 2014.

Menurut Made Kantun, seorang pengusaha kerajinan kerang yang mengkombinasikan dengan perak dari Kabupaten Gianyar, kerajinan bernilai seni dari bahan baku kerang antara lain berbentuk ikan dan binatang seperti naga dan ikan arwana.

Aneka kerajinan kerang yang dipadukan dengan ukiran dari bahan baku perak dibuat dengan rancangan bangun (desain) yang cukup diminati konsumen luar negeri.

Ia mempekerjakan sekitar 20 perajin dari berbagai keahlian di bengkel kerjanya di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, memproduksi mata dagangan bernilai seni dengan rancang bangun sesuai perkembangan zaman yang sarat dengan muatan lokal.

Berbagai jenis binatang berbahan baku kerang yang dikombinasikan dengan hiasan perak berukir khas Bali, memiliki ciri unik sehingga banyak dipesan konsumen luar negeri, terutama dari Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan Hong Kong.

Pasar potensial perhiasan kombinasi kerang-perak itu, antara lain Australia yang kini semakin berkembang, ujar Made Kantun sambil menunjukkan berbagai jenis kerajinan berbahan baku kerang yang dipadukan dengan perak telah mampu menguasai pasar luar negeri saat ini.

Harga perak dapat dipantau secara internasional sehingga produsen dan konsumen sama-sama mengetahui atas perkembangan pasar, ujarnya pula.

Ekspor kerajinan kerang itu andilnya masih relatif kecil, hanya 0,55 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 300,95 juta dolar AS selama tujuh bulan pertama 2014, naik 4,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun tahun sebelumnya 288,93 juta dolar AS.

Cenderamata berbahan baku kerang yang digeluti perajin khususnya di daerah gudang seni Kabupaten Gianyar itu, merupakan salah satu dari 17 jenis kerajinan skala rumah tangga yang mampu menembus pasaran luar negeri.

Usaha lainnya adalah kerajinan berbahan baku tulang sapi, rotan, perak, lukisan, logam, lilin, kulit, keramik, dan patung. AN-MB 

Baca Juga :
Tuntut Hak, Pekerja Didampingi oleh Penasihat Hukum GLO Gugat Restoran SBR