Kuta (Metrobali.com) – Kapolsek Kuta AKP Gede Ganefo menyesalkan tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab yang memposting dugaan penemuan bom di kawasan Kuta ke dunia maya. “Temuan ini sempat membuat ramai apalagi informasi sampai beredar di dunia maya dan jejaring sosial semisal Twitter. Hasilnya negatif, bukan bom,” tegas dia.
Namun karena sudah terlanjur berkembang di dunia maya bisa menimbulkan banyak pertanyaan dan keresahan social terutama di kawasan Kuta,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan oleh Doni, seorang pegawai Hotel di kawasan Kuta. Akibat postingan tersebut, banyak tamunya bertanya apakah Kuta masih cukup aman atau tidak. “Beberapa tamu sempat panic dan tidak mau masuk kamar, mereka memilih duduk-duduk di lobi,” ujarnya.
Keresahan ini sangat beralasan karena Kuta saat ini masih ramai oleh wisatawan asing. Kemungkinan besar diakibatkan oleh pengalaman dua kali bom di Bali sebelumnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tas hitam yang terletak di Pie Legong, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali sempat diduga bom oleh warga yang menemukan. Tapi, polisi membantahnya jika tas tersebut bukan berisi bom.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Haryadi mengatakan, tas hitam itu hanya berisi kepingan VCD. “Perlu kami tegaskan bahwa tas yang sebelumnya diduga berisikan bom ternyata bukan bom,” ujarnya  saat dihubungi Sabtu (14/1). Haryadi juga menghimbau agar warga masyarakat terutama yang ada di Kuta agar tetap tenang dan tetap melakukan aktifitas seperti biasa.
Sekalipun bukan bom namun warga tetap panic. Kepanikan tersebut dipicu akibat penutupan jalan utama BY Pass yang menghubungkan Denpasar, Kuta, Bandara, dan Nusa Dua sejak pukul 09.00 hingga menjelang pukul 10.00 Wita. Bermula saat kepolisian sektor mendapat laporan dari salah satu warga yang melihat sebuah tas hitam mencurigakan diletakkan seseorang di jalan itu, pukul 09.00 Wita. Informasi ini kemudian diteruskan Polsek Kuta ke Polda Bali. “Kami langsung turunkan tim penjinak bom ke lokasi. Kami juga sterilkan jalan itu,” jelas Haryadi. Penjinak bom lantas mengamankan dan meledakkan tas hitam. Saat dicek, tas hanya berisi barang-barang elektronik dan kepingan VCD.  Sumber beritadewata.com
Baca Juga :
Sudikerta Ingatkan Kepala Sekolah SMAN/SMKN Tak Lakukan Pungli