Tabanan (Metrobali.com)-

Sebanyak 12 pasien kulit bersisik asal Tabanan menerima bantuan dari Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Tabanan. Pemberian bantuan diserahkan secara langsung oleh ketua K3S, Nyonya Wahyuni Sanjaya secara marathon di 4 kecamatan, Selasa (15/11).
Empat kecamatan tersebut, diantaranya Kota Tabanan, Kecamatan Marga, Kecamatan Penebel, dan Kecamatan Baturiti. Bantuan ini selain diharapkan mampu meringankan beban mereka namun juga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap orang-orang yang membutuhkan.
K3S Kabupaten Tabanan terus berupaya untuk meringankan beban para pasien kulit bersisik. Dari 14 pasien kulit bersisik yang tersebar di 6 kecamatan di Tabanan, 12 orang diantaranya berkesempatan untuk menerima bantuan, yakni diantaranya Komang Eli saputra, I Gede Widnyana putra, Gusti Ngurah Putu Adi Putra, Made Resnilawati dan Ni ketut Sri Julianita.
Ni Ketut Sri Julianita (15), misalnya. Meski dia telah mengalami kelainan pada kulitnya sejak lahir, namun dia tidak pernah berkecil hati. “Saya tidak pernah minder dengan penyakit yang alami sekarang. Saya berterima kasih terhadap pemerintah karena telah mau peduli terhadap pasien kulit bersisik. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi ke depan terus berkesinambungan,” ungkapnya.
Terselenggaranya penyerahan bantuan oleh K3S ini berkat kerjasama dari pihak ketiga, yakni Bank Pembangunan Daerah Cabang Tabanan, yang langsung diwakili oleh Kepala BPD Cabang Tabanan, serta dihadiri Nyonya Judiana, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan, Arya Sanjaya.
Ketua K3S Kabupaten Tabanan, Nyonya Wahyuni Sanjaya berharap akan ada banyak lagi pihak swasta lainnya yang mau peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan, sehingga dapat meringankan beban mereka. “Saya berharap pihak swasta lainnya mampu ikut berpartisipasi menyisihkan sebagian pendapatan mereka untuk mau peduli terhadap mereka-mereka yang membutuhkan, sehingga para penderita pasien kulit bersisik terus mendapat perhatian secara berkelanjutan,” papar nyonya Wahyuni Sanjaya yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan.
Pihaknya menambahkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena kepedulian terhadap sesama bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun menjadi tanggung jawab kita bersama. (humas tabanan)

Baca Juga :
Gubernur Koster "Dum" Anggaran Stimulus untuk Usaha Koperasi, Contoh Pemimpin Totalitas Bantu Rakyat