Negara (Metobali.com)-

Teka teki di mana keluarga yang hilang misterius di Kampial, Nusa Dua tersebut, akhirnya terjawab sudah. Ketiga mayat tersebut ditemukan di Yeh Embang, Mendoyo, Jembrana. Kabar ditemukannya 3 mayat di Mendoyo, Jembrana yang diduga keluarga hilang di Perumahan Kampial, menyebar juga di jejaring sosial. Pihak keluarga korbanpun menanggapi positif penemuan ketiga mayat itu.

Keluarga korban berharap 3 jenazah yang ditemukan itu memang benar-benar keluarga Made Purnabawa (27) sehingga keluarga bisa melakukan berbagai persiapan dan tidak lama terombang-ambing karena informasi belum jelas. “Kami semua menunggu konfirmasi polisi, meski kami juga sudah mengirim perwakilan warga ke RS Negara untuk memastikan,” ujar Kelian Adat Banjar Peminge, Kuta Selatan, Made Sana, Senin (20/2).

Menurut Made Sana, dari informasi sementara, yang dikirim banjarnya, memang mayoritas ada kemiripan dengan keluarga Made Purnabawa. Karenanya, pihak keluarga pun sudah berancang-ancang menanyakan ke ida peranda soal upacara yang akan disiapkan termasuk waktunya. “Semua nanti kami tanyakan ke Ida Pedanda soal waktu upacaranya,” ujarnya.

Sementara menyangkut otopsi yang kemungkinan dilakukan polisi, pihak keluarga pun menyerahkan sepenuhnya kepada polisi, demi untuk kepentingan penyelidikan. “Kami hanya berharap, polisi bisa mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya, bahkan menghukum berat jika benar ini kasus hukum. Jangan lagi ada kasus seperti ini, cukup ini yang pertama dan terakhir di Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya dilaporkan,  Senin (20/2) pukul 07.00 wita telah  ditemukan mayat Mr X di sebuah kebun milik I Gst Kd Dandra (60 thn), Hindu, wiraswasta, alamat Br. Sumbul, Ds. Yehembang Kangin, Kec. Mendoyo. Mayat pertama kali ditemukan oleh I Gst Pt Igung Yasa ( 55 thn), Hindu, tani, alamat Br. Sumbul, Ds. Yehembang Kangin, Kec. Mendoyo pada saat dirinya hendak BAB, selanjutnya saksi memberitahukan adiknya an. I Gst Agung Kd Sutarsa  untuk memastikan bahwa itu memang mayat, selanjutnya dilaporkan ke kelian banjar setempat. Ciri-ciri mayat laki-laki, menggunakan celana pendek kain warna hitam, baju kaos warna hitam, pada bagian tangan kanan dan kiri bertato.

Baca Juga :
Jelang Ops Lilin Agung 2021, Kapolres Cek Kesiapan Pos Pelayanan Nataru di Gilimanuk

Berdasarkan keterangan warga bau tersebut mulai tercium sejak 4 hari yang lalu,  namun dikira bangkai anjing. Saat ini sedang dilakukan evakuasi oleh identifikasi Polres Jembrana.

Setelah dilakukan evakuasi terhadap penemuan mayat Mr. X di bawahnya ditemukan kembali 1 mayat perempuan yang menggunakan pakaian singlet warna merah muda tanpa menggunakan celana, ditemukan juga barang-barang berupa Boneka kelinci warna pink, bantal hati, badcover warna coklat tua, HP Balckberry warna hitam, HP Nexian warna putih, remote TV LG, sandal jepit warna hitam dan kayu berukuran 60 cm. Kemudian kurang lebih 10 m dari TKP penemuan 2 mayat tersebut ditemukan kembali 1 mayat perempuan yang diperkirakan berusia 9 tahun yang terbungkus badcover yangg mana tengkorak kepala terpisah kurang lebih 2,5 m dar I badan. Perkiraan sementara ketiga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan di Ds. Kampial, Nusa Dua. Saat ini ketiga mayat tersebut sudah dibawa ke RSU Negara.

Made Purnabawa dan istrinya Ni Putu Ayu Mahayoni serta anaknya hilang dari perumahan Kampial Residende Jumat lalu. Mobil dan sepeda motor juga dilaporkan hilang. Saat dilakukan olah TKP, polisi menemukan bercak darah di kamar korban. SUT/INT/MB