Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Kuta, (Metrobali.com) –
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapat pertanyaan kejutan dari sejumlah wartawan usai ia menyampaikan ceramah kebangsaan pada Rapimnas I Partai Hanura di The Stone Hotel Kuta. Awalnya, sejumlah wartawan bertanya kepada Ketua DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengenai kemungkinan Gatot mendampingi Jokowi pada Pemilu 2019. “Pak OSO Panglima TNI cocok tidak mendampingi Pak Jokowi di Pilpres 2019?” tanya sejumlah awak media, Jumat, 4 Agustus 2017. Dengan cekatan OSO menjawab, “Jadi wapres? Mana saya tahu, tanya beliau,” sergah OSO.
Gatot yang kebetulan berada di samping OSO lantas diberondong sejumlah pertanyaan serupa. Saat ditanya kesediaannya mendampingi Jokowi, Gatot tak mau membicarakan hal itu. “Saya ini sekarang Panglima TNI. Tidak ingin saya bicara untuk calon presiden maupun wapres,” tutur Gatot.
Tak sampai di sana, awak media kembali menyampaikan jika dukungan partai politik terhadap paket Jokowi-Gatot cukup besar. Namun, lagi-lagi Gatot enggan membicarakan hal tersebut. “Walau apapun juga, saya Panglima TNI,” katanya. Saat ditanya kemungkinan mendampingi Jokowi, Gatot kembali mengelak. JAK-MB