????????????????????????????????????

Kepala Diskopperindag Badung I Ketut Karpiana disaat membuka Diklat dan Uji Sertifikasi Kompetensi Manajer dan Juru Buku Koperasi bertempat di Hotel Made Bali, Senin (6/6) kemarin.
Mangupura (Metrobali.com)-

 
            Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag)  Kabupaten Badung bekerjasama dengan LDP Balicertif yang merupakan lembaga diklat dalam pelaksanaan Diklat dan Uji Sertifikasi Kompetensi Manajer dan Juru Buku Koperasi. Kegiatan diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM di Kabupaten Badung  dalam menghadapi MEA, dan juga merupakan suatu bukti program pengembangan ekonomi kerakyatan.  Diklat ini dilaksanakan di Hotel Made Bali, Senin (6/6) kemarin dibuka Kepala Diskopperindag Badung I Ketut Karpiana.
            Karpiana menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen yang kuat dalam mengembangkan SDM koperasi secara institusional dan berkelanjutan sesuai tuntutan dunia usaha. SDM yang kompeten adalah SDM yang mampu melihat peluang disetiap kesempatan serta mampu berfikir cerdas, cermat dalam mengamati situasi dan berani mengambil tindakan yang dapat menciptakan momentum.  Dikatakan pula bahwa koperasi adalah suatu badan usaha  yang diharapkan tetap eksis dan survies di tengah tengah masyarakat.  Koperasi juga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang prima, efektif dan efisien. Disamping hal tersebut juga dituntut untuk transparan dan jujur dalam mengelola keuangan koperasi.  Dalam koperasi banyak hal yang perlu mendapatkan pemahaman dan perhatian diantaranya kewajiban dan hak yang  harus  didapatkan oleh anggota koperasi, jati diri dan prinsip koperasi. ” Untuk mencapai hal tersebut  maka diharapkan melalui diklat ini para peserta mampu  berinteraksi dan bekerjasama mengakses modal pasar, teknologi informasi dan mengelola dengan sebaik baiknya sehinggabisa membuat koperasi menjadi lebih maju dan baik, dengan pengelolaan yang benar pula” harapnya.
            I Gede Suriadnyana selaku ketua panitia melaporkan bahwa di Kabupaten Badung sampai saat ini sudah mempunyai manajer koperasi yang berkompeten sebanyak  49 orang , juru buku 12 orang, kasir 12 orang dan retail 2 orang. Hasil yang ingin dicapai pada diklat ini yaitu bagi koperasi untuk meningkatkan kepercayaan dari anggota dan pihak lain yang berkepentingan, bagi manajer  memiliki kompetensi yaitu pengetahuan ketrampilan dan sikap sesuai dengan tanggung jawab kerja manajer, dan bagi pemerintah merupakan salah satu tolok ukur menilai peformance KJK berkaitan dengan pengakuan publik yang berdampak pada peningkatan kwalitas individu dan kesejahteraan anggota. Semua pengelola dari koperasi diharapkan agar bersertifikasi, sehingga bisa meningkatkan daya saing koperasi, menekan resiko koperasi sehingga koperasi menjadi maju, jaya dan mantap”harapnya.  Peserta yang mengikuti diklat kompetensi sebanyak 50 orang, terdiri dari  manager sebanyak 25 orang dan juru buku 25 orang.  Materi  yang akan diberikan diantaranya 11 unit kompetensi bagi manager dan 5 unit kompetensi juru buku dan narasumber  berasal dari LDP Balicertif. RED-MB
Baca Juga :
Kasus Covid-19 Global Masih Fluktuatif, Menlu Imbau Masyarakat Tetap Waspada