CPNS di Provinsi Bali diharapkan jadi pengguna internet yang melek dan CAKAP digital

Denpasar, (Metrobali.com) 

 

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali kembali menyalakan obor “Lentera Siber” pada Latsar CPNS Provinsi Bali pada hari Jumat, Sukra Pon Medangsia, 1 Juli 2022 bertempat di Hotel Nirmala Mahendradata Denpasar Bali.
Kegiatan Lentera Siber Goes To Latsar kali ini adalah pelaksanaan kegiatan sejenis edisi kedua, dimana edisi pertama sudah pernah dilakukan pada bulan Mei 2022. Setelah sebelumnya Lentera Siber mengisi pada kegiatan Tugas Mandiri, kali ini Lentera Siber berkesempatan untuk berkolaborasi dalam materi SMART ASN bersama Instruktur dari BKPSDM Prov Bali. Lentera Siber Goes To Latsar kali ini memperkaya materi dari sisi Digital Safety. 4 pilar literasi digital yang disampaikan di materi SMART ASN adalah pilar yang wajib dimiliki oleh seluruh CPNS dan PNS sehingga dapat memanfaatkan dunia siber dengan sebaik-baiknya. Lentera Siber mengupas Digital Safety dari sisi praktek di kehidupan nyata sehari-hari baik di rumah maupun di lingkungan organisasi.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana menyambut baik kolaborasi dengan BKPSDM ini. Gede Pramana berharap Lentera Siber dapat terus ikut berkolaborasi dalam kegiatan Latsar sehingga CPNS di Provinsi Bali menjadi pengguna internet yang melek dan CAKAP digital. Gede menyadari ditengah-tengah masifnya penggunaan teknologi, sisi keamanan menjadi hal yang sangat penting. Ketidaksadaran pengguna dapat membuat sebuah sistem paling canggih pun akan menjadi tidak berguna. Untuk itu ia harap slogan “Sec_rity Without U Is Not Completed” dapat betul-betul dipahami dan disadari bersama.
Dalam pelaksanaan Lentera Siber Goes To Latsar kali ini, Kepala Bidang Persandian I Putu Sundika yang langsung memberikan materi, mengajak tim Lentera Siber yang terdiri dari dua orang SANDIMAN sekaligus sebagai Sub Koordinator dan 1 orang analis sistem informasi. Materi yang disampaikan kali ini adalah konsep sertifikat elektronik dan bagaimana cara memvalidasi keaslian dari sebuah surat elektronik, multifactor authentication dan materi tentang malware. Dalam materinya Sundika juga menjelaskan Pedoman Keamanan Informasi yang ada di Pemprov Bali dimana setiap pegawai yang menggunakan aset TIK berupa koneksi internet, laptop dan sebagainya, wajib memenuhi empat belas item pada pedoman tersebut. Pedoman ini dibuat untuk menjamin keamanan lingkungan siber di Pemprov Bali.
Lentera Siber adalah sebuah program literasi yang diinisiasi oleh Dinas Kominfos Provinsi Bali lewat aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2022 Angkatan I. Program literasi ini selain melakukan literasi singkat, dan menggelar pelatihan keamanan siber 20 JP, juga melakukan literasi dengan berbagai bentuk di media sosial. (RED-MB)

Baca Juga :
360AerialVideos