Jembrana (Metrobali.com)

 

Maha Semaya Warga Pande (MSWP) Propinsi Bali/Pusat melaksanakan karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (13/7/2022). Puncak karya yang jatuh pada Purnama Kasa dipadati ribuan warga Pande dari penjuru Bali.

Ketua MSWP Propinsi Bali/Pusat Pande Nyoman Wahyu Suteja mengatakan pelaksanaan puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan dipuput empat orang sulinggih. Keempatnya berasal dari tiga kabupaten yang diberikan tanggung jawab mengempon pura yakni Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana (Taburana).

“Maha Semaya Tabanan, Buleleng dan Jembrana menjadi pengempon. Pujawali dilaksanakan setahun sekali yang jatuh pada purnama kasa. Ini merupakan yang pertamakali pasca pandemi covid-19,” ujar Wahyu Suteja ditemui seusai persembahyangan, Rabu (13/7/2022).

Menurutnya rangkaian pujawali tidak berhenti saat puncak karya saja. Namum masih berlangsung selama enam hari kedepan. Dan Penyineban baru akan dilaksanakan nanti pada Selasa (19/7/2022). “Jadi semeton pande yang belum sempat hadir hari ini, masih ada waktu dan bisa menyesuaikan dengan jadwal penganyar di Maha Semaya masing-masing kabupaten selain Taburana selaku pengempon” jelasnya.

Wahyu Suteja sangat mengapresiasi antusiasme semeton yang hadir saat puncak karya hari in. Dan disebutnya ribuan semeton pande yang hadir pagi ini sebagai bukti semangat bhakti kepada leluhur sesuai dengan bhisama pande.

“Kesadaran semeton pande akan bhisama leluhur semakin baik. Hari ini saya menyaksikan langsung ribuan semeton hadir dengan penuh sukacita melakukan persembahyangan di Pura Penataran Pande Tamblingan ini” ungkapnya.

Pura Penataran Tamblingan merupakan salah satu dari tiga pura besar warga pande di Bali yang menjadi tanggung jawab Maha Semaya Propinsi/Pusat selain Pura Penataran Pande Besakih dan Pura Penataran Pande Batur.

Baca Juga :
Aya Laras Duo gebrak panggun Sanfest 

Puncak karya pujawali di Pura Penataran Pande Tamblingan dipuput oleh Ida Sire Mpu dari Griya Taman Urat Mara Marga, Tabanan, Ida Sire Mpu Dharma Adyana dari Griya Beratan Samiaji, Buleleng, Ida Sire Mpu Dharma Kerti dari Griya Sawan, Buleleng dan Ida Sire Mpu Galuh Santika Putri dari Griya Pande Taman Tigaron, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Selama enam hari kedepan selanjutnya secara berturut-turut dan bergiliran akan diadakan bhakti penganyar oleh Maha Semaya Warga Pande dari Kabupaten/Kota diluar pengempon. (Komang Tole)