Mangupura (Metrobali.com)-

Krama Desa Adat Angantaka, Kecamatan Abiansemal menggelar upacara ngaben dan nyekah massal yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus mendatang. Serangkaian karya ini, Selasa (23/8) malam lalu Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta menghadiri rangkaian karya tersebut. Pada kesempatan tersebut Wabup. Sudikerta didampingi Ketua DPRD Badung diwakili Anggota I Gst. Ngr. Mambal Asak serta sejumlah anggota Dewan Badung dari Abiansemal, Camat Abiansemal I Nyoman Suardana serta tokoh masyarakat setempat.

Bendesa Adat Angantaka Drs. Ida Bagus Nyoman Mayun mengatakan, karya ngaben dan nyekah massal dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Untuk tahun ini upacara ngaben diikuti 65 sawa dan nyekah 77 sawa. Dudonan upacara telah dimulai sejak 18 Juli 2011 lalu dengan upacara nyukat karang dan nanceb tungguh yang dilaksanakan krama Desa Adat Angantaka. Sementara puncak karya dilaksanakan 26 Agustus ini. “Biaya yang dihabiskan untuk upacara ini kurang lebih sebesar Rp. 300 juta, yang bersumber dari urunan pemilik sawa dan swadaya masyarakat,” tambahnya.

Wabup Sudikerta, menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas semangat karma Desa Adat Angantaka yang telah mampu secara gotong-royong melaksanakan karya ngaben dan nyekah massal. Dalam pelaksanaan karya ini harus didasari hati suci yang tulus iklas, sehingga sawa yang diupacarai secara niskala mendapat tempat disisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sesuai amal baktinya semasa hidup. “Untuk itu rasa kebersamaan serta rasa menyama braya diantara krama desa agar tetap dipertahankan,” harap Sudikerta. Diakhir acara Wabup Sudikerta menyerahkan dana punia sebesar Rp. 25 juta dan DPRD Badung sebesar Rp. 5 juta yang diterima Bendesa Adat Angantaka.

Baca Juga :
Jadikan Tahun 2017 sebagai Tahun Pelayanan Publik di Badung