Denpasar (Metrobali.com)-

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku prihatin dengan berbagai tragedi kemanusiaan dan tindak kekerasan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Dia berharap hal itu segera dihentikan. “Dari Pulau Dewata Indonesia mengajak dan menyerukan kepada seluruh bangsa-bangsa di dunia untuk kembali kepada semangat untuk perdamaian abadi,” kata Yudhoyono saat membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-34 di Taman Budaya Art Center, Minggu malam 10 Juni 2012.

Pernyataan itu disampaikan SBY saat memberikan apresiasi bagi pertemuan World Hindu Summit yang digelar di Bali. Menurutnya, World Hindu Summit dapat menjadi jembatan komunikasi intensif di antara organisasi Hindu sedunia serta tokoh-tokoh Hindu dari berbagai belahan bumi.

Dengan mengambil tema Harmony for the World, menurut Yudhoyono pertemuan itu sungguh mencerminkan komitmen serta dedikasi yang luhur dari komunitas Hindu internasional. Komunitas Hindu internasional, menurut Yudhoyono, dapat menjadi perekat dalam menjalin hubungan antarumat Hindu sedunia, maupun hubungan dengan umat lainnya.

Dengan mengedepankan prinsip keharmonisan, kedamaian dan kesejahteraan umat sedunia, semua yang indah dari Pulau Dewata ini yang diharapkan dapat memancarkan kedamaian dan toleransi ke seluruh penjuru dunia,” paparnya.

Ia berharap pertemuan itu dapat mewujudkan perdamaian dunia, yang didasari nilai-nilai kebenaran dan keindahan, yang diaktualisasikan dalam hubungan yang harmonis sesame umat manusia di seluruh dunia.

“Ini sebuah sumbangan nyata bagi perdamaian dunia dan patut kita apresiasi bersama, utamanya bagi terwujudnya dunia yang damai, adil dan sejahtera,” imbuh Yudhoyono. BOB-MB