Dalam Waktu 24 Jam Pelaku Spesialis Penjambretan Diciduk Polsek Kota Singaraja

Metro Bali
single-image

 

Buleleng (Metrobali.com)-

Made Arya Suyasa Alias Kacir (49) beralamat di Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamanan Sukasada, Buleleng ditangkap polisi pada 6 Oktober 2021 karena terbukti telah melakukan penjambretan kalung dengan paksa milik korban Made Mustianing (58) di jalan raya di Banjar Dinas Kawan Desa/Dusun Petandakan Kecamatan Buleleng pada 5 Oktober 2021 sekitar Pukul 16.00 Wita.

“Pelaku merupakan spesialis penjambretan dibeberapa tempat. Karena pelaku sendiri mengakui telah melakukan perbuatan yang sama di tempat lain yaitu di kecamatan Seririt, kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada.” ungkap Kapolsek Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, S.T.,M.M. seijin Kapolres.Buleleng, Jumat, (8/10/2021)

Kronologis pengungkapan dan penangkapan spesialis pelaku penjambretan, berawal dari Laporan Polisi Nomor : LP/19 /X/2021/SPKT/Polsek Singaraja/ Polres Buleleng/Polda Bali, tanggal 05 Oktober 2021 tentang dugaan adanya tindak pidana mengambil paksa barang milik orang lain atau penjambretan yang tejadi pada hari Selasa tanggal 5 Oktobere 2021 pulul 16.00 wita bertempat di jalan raya tepatnya di Banjar Dinas Kawan Desa/Dusun Petandakan Kecamatan Buleleng yang dilaporkan Made Mustianing, umur 58 tahun, beralamat di Banjar Dinas Kawan Desa Petandakan Kecamantan Buleleng, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 4.500.000.-

Berdasarkan laporan Made Mustining kemudian Kapolsek Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, S.T.,M.M., memerintahkan Kanit Reskrim Iptu IB, Permana DP, S.H., untuk segera melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan, mulai dari olah TKP serta melakukan permintaan keterangan terhadap saksi-saksi yang diduga ada di sekitar TKP.
Selanjutnya Kanit Reskrim IPTU IB Permana, bersama dengan Kanit I ( Kanit Opsnal) IPDA Andry Risky Ulfa, S.Tr.k., bersama anggotanya langsung melakukan penyelidikan di awali dari olah TKP dan ditemukan hasil bahwa memang benar telah terjadi peristiwa penjambretan sebuah kalung yang dimiliki korban Made Mustianing.

Baca Juga :
Wayan Koster Ngayah di Pura Besakih

Pelaku mengambil barang berupa kalung milik korban dengan cara menarik paksa kalung korban yang dipakai dileher korban sehingga kalung korban terputus dan terlepas dari lehernya kemudian dibawa kabur pelaku, namun liontin kalung terlepas dan jatuh kebawah.

Setelah pelaku berhasil mengambil barang milik korban kemudian pelaku melarikan diri dengan sepeda motornya, dan saat itu korban masih sempat melihat nomor kendaraan yang dipakainya menggunakan sepeda motor Revo warna hitam DK 5953 UZ dengan strip biru , dan korban saat itu sempat mengejar pelaku namun karena terhalang mobil didepan korban saat mengejar, akhirnya korban kehilangan jejak pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang diperoleh baik dari keterangan korban, saksi-saksi dan barang bukti berupa liontin yang ketinggalan serta nomor kendaraan serta ciri-ciri pelaku, mengarah kepada terduga pelaku Made Arya Suyasa Alias Kacir yang beralamat di Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamanan Sukasada.

Selanjutnya tim penyelidik/penyidik Polsek Singaraja berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku dan pada hari Rabu tanggal 06 Oktober 2021 pelaku berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan dan hasil pemeriksaan terduga pelaku mengakui atas perbuatan yang dilakukannya mengambil paksa kalung milik korban tersebut dan pada diri pelaku telah ditemukan barang bukti berupa :
a. 1 (satu) unit sepeda motor REVO Warna Hitam DK 5953 UZ dengan strip biru yang dipakai saat melakukan penjambretan.
b. 1 (satu) buah baju switer lengan panjang berwarna merah
c. 1 (satu) buah celana pendek berwarna coklat dengan saku kantong luar di sebelah kiri dan kanan
d. 1 (satu) buah Helm BMC berwarna merah

Selain dari terduga pelaku, yang dijadikan barang bukti berupa :
a. 1 (satu) buah mainan kalung emas motif laba laba yang disita dari tangan korban
b. 1 (satu) buah nota pembelian kalung Emas yang disita dari tangan korban.

Baca Juga :
PKM Pemberdayaan Pedagang Lumpia di Daerah Wisata Sanur Sebagai Kader Pengolah Minyak Jelantah dan Pelatihan Promosi Penjualan Secara Online

Pelaku juga mengakui telah melakukan perbuatan yang sama di tempat lain yaitu di kecamatan Seririt, kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada.

Sehingga terhadap perbuatan terduga pelaku Made Arya Suyasa Alias Kacir umur 49 tahun alamat di Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, telah disangka melakukan tindak Pidana dalam rumusan pasal 362 KUHP yang berbunyi : Barang siapa mengambil barang sesuatu ,yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk di miliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 ( lima ) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 900,” tandas Kapolsek Singaraja Dewa Darma Aryawan.

 

Sumber : Gus Sadarsana

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd