Mangupura (Metrobali.com)-

Bupati Badung A.A. Gde Agung menghadiri upacara Pitra Yadnya Nyekah Ngerit di Desa Pekraman Balangan, Kuwum, Mengwi. Upacara Ngerit massal yang ke-5 kalinya ini  selain nyekah ngerit  juga dilaksanakan upacara metatah (potong gigi). Upacara tersebut dipuput Ida Pedanda Griya Babakan. Hadir pula Ketua Harian PHDI Badung I Nyoman Sukada, Sekretaris Kebudayaan Nyoman Rajin, Camat Mengwi Ida Bagus Oka Dirga, Tripika, tokoh adat dan krama Banjar Balangan dan Balangan Kangin Desa Pekraman Balangan  Kuwum Mengwi, Rabu (5/10).

Bendesa Adat I Made Gama melaporkan, upacara Nyekah Ngerit massal ini diikuti dua Banjar yaitu Banjar Balangan dan Balangan Kangin dengan menghabiskan biaya sebesar Rp. 198 juta yang diperoleh dari urunan krama banjar. Nyekah dan ngerit ini dimaksudkan untuk menanamkan rasa kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini telah terjaga dengan baik. Upacara Nyekah diikuti 33 sekah, Ngelungah 33, Upacara Metatah sebanyak 53 orang. Dudonan upacara telah dimulai pada (7/9) lalu yaitu upacara Ngeruak, sementara Nyegara Gunung akan dilaksanakan pada (7/10) nanti. Segala kegiatan dan pekerjaan dilakukan oleh krama Banjar Desa Pekraman Balangan.

Bupati Gde Agung menyambut gembira atas kerjasama warga Desa Adat Balangan Kuwum, sehingga berhasil menyelenggarakan upacara Ngaben-Nyekah- Ngerit massal. Pada kesempatan tersebut Bupati Gde Agung menyerahkan dana punia sebesar Rp. 20 juta.

 

Baca Juga :
Update Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, Minggu (7/2) Sembuh 379 dan Meninggal Dunia 9 orang