Mangupura (Metrobali.com)-

Bupati Badung A.A. Gde Agung bersama Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, menghadiri karya nyekah di Br. Mekarsari, Desa Carangsari, Petang, Rabu (21/9) lalu. Kehadiran Bupati disambut ratusan krama Br. Mekarsari yang juga melaksanakan karya metatah (potong gigi) dan mepetik/metelubulanan.

Menurut Panitia Karya Made Rai Sujana, nangun karya nyekah, potong gigi dan mepetik/metelubulanan ini sudah menjadi agenda rutin Br. Mekarsari yang dilaksanakan antara 5 sampai 10 tahun sekali dan ini sudah masuk dalam pararem banjar. Untuk nyekah kali ini diikuti 6 puspa, 14 orang metatah dan 16 orang mepetik/metelubulanan. Masing-masing krama pemilik sekah dikenakan biaya sebesar Rp. 2 juta, dan selebihnya dibantu dari swadaya krama Br. Mekarsari yang berjumlah 150 KK. ”Biaya yang dihabiskan untuk karya ini kami perkirakan mencapai Rp. 60 juta,” katanya.

Lanjut dijelaskan, mengenai dudonan karya telah diawali dengan nyukat karang, nanceb surya, negtegang, mendak tirta khayangan tiga. Pada (21/9) dilaksanakan upacara ngangget don bingin, sementara puncak karya dilaksanakan pada (22/9) dengan upacara purwa daksina, metatah, mepetik/metelubulanan dan mejaya-jaya. Pada (23/9) upacara nyegara gunung.

Diakhir acara, Bupati Badung medana punia sebesar Rp. 15 juta dan Wakil Ketua DPRD Badung sebesar Rp. 5 juta.

Baca Juga :
Bali Bersiap Membuka Diri, Wagub Cok Ace Ajak Generasi Muda Meningkatkan Kemampuan Diri Melalui Penguasaan Teknologi Informasi