Bangli (Metrobali.com)-
Sebagai komitmen terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Senin (6/2) menerima sekaligus membuka Praktek Kerja lapangan (PKL) Manajemen Intervensi Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar. Acara yang digelar di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli juga dihadiri oleh Pembantu Direktur 1 Bidang Akademik Poltekkes Denpasar A. A. Gede Raka Kayanaya, S.ST.,M.Kes, Camat Susut Wayan Wardana, Dosen Pendamping serta 37 mahasiswa semester VI Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar.
Pembantu Rektor 1 Poltekkes Denpasar Raka Kayanaya mengatakan, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dibidang kesehatan, Poltekkes sebagai institusi pendidikan yang merupakan gabungan dari 6 akademi kesehatan yakni Kebidanan, Perawat, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Gigi dan Analis Kesehatan, memiliki tanggung jawab mempersiapkan lahirnya tenaga tenaga yang handal dibidang kesehatan.
Sehingga sesuai dengan sifat dan tujuan pendidikan, Poltekkes Denpasar mewajibkan mahasiswanya untuk menempuh serangkaian kegiatan dilapangan dalam bentuk karya nyata untuk memperoleh keterampilan yang berkenaan dengan tugas di bidang gizi. PKL Manajemen Intervensi Gizi merupakan jelin PKL yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa semester VI Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar.
Dikatakan juga, PKL yang diikuti oleh 37 mahasiswa Jurusan Gizi akan dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Susut Bangli, diantaranya Desa Susut, Desa Selat dan Desa Pengglumbaran. PKL kali ini akan berlangsung selama 28 hari, dari tanggal 6 Februari s/d 4 Maret 2011. Selama melaksanakan PKL, mahasiswa Poltekkes akan melakukan berbagai kegiatan seperti menyelenggarakan kursus penyegaran kader gizi, melaksanakan penyuluhan kelompok dengan mengambil sasaran golongan rawan gizi yaitu anak usia sekolah dan ibu hamil, melaksanakan pameran gizi sebagai upaya promotif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melaksanakan bhakti sosial bersih lingkungan dan berbagai kegiatan positif lainnya yang berkaitan dengan kesehatan gizi.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan, PKL merupakan kegiatan positif, apalagi kegiatan yang dilaksanakan langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kita harapakan kepada para mahasiswa peserta PKL bisa menerapkan ilmu yang dimiliki untuk ikut bersama pemerintah membangun masyarakat sesuai dengan peran dan kemampuan yang dimiliki. “Jadi besar harapan kita para mahasiswa PKL bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan kesehatan gizi”ungkapnya.
6 File telah Dilampirkan| 914KB
Baca Juga :
Asita Bali Keluhkan Kebersihan Kawasan Wisata Batur