Bangli (Metrobali.com)-

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Operasi Pasar Minyak Goreng Curah yang dilaksanakan di Pasar Kidul Kabupaten Bangli, Operasi pasar ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, Asisten II Setda Kabupaten Bangli, serta Pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Bangli, kamis, 28/04/2022. Jumlah minyak sebanyak 4500 ton minyak curah yang didatangkan oleh tim ketahanan pangan provinsi bali bekerja sama dengan TPID dan Tim Ketahanan Pangan kabupaten Bangli dalam rangka Operasi Pasar minyak goreng sawit curah dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga Rp 15.500/kg.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, SE,.M.Si dalam sambutannya mengatakan setiap mejelang hari raya besar kita turun kemasing-masing Kabupaten untuk melihat secara langsung ketahanan pangan di Kabupaten/Kota di Bali. pihaknya melihat 8 komoditas yang ada dimasing-masing Kabupaten, ini yang kita ketahui bahwa pada saat ini minyak gorenglah yang mengalami kelangkaan di masing-masing Kabupaten dan harganya pun itu naik. Maka dalam kesempatan ini, kami dari Provinsi, ini membawa minyak curah ke Kabupaten Bangli dimana bisa mengatasi kelangkaan minyak. Ditambahkannya, terkait dengan hasil pertanian yang ada di Provinsi Bali dan juga Kabupaten/Kota kita lihat sebelumnya, ini sebelum hari besar kita ketahui bahwa bawang merah, bawang putih, cabe, ikan memang terjadi kenaikan yang sangat kecil, kenaikan sedikit tetapi setelah operasi pasar dan mengkondisikan, mengkoordinasikan dengan Kabupaten/Kota itu adalah kita ketahui bahwa harga-harga 8 komoditas itu bisa turun dan bisa terkontrol dengan baik. mudah-mudahan saudara kita umat muslim ini bisa melaksanakan Idul Fitri dengan tidak terbebani dengan harga-harga barang yang luar biasa. Begitu juga dengan masyarakat kita karena dengan situasi Covid-19 ini memang banyak masalah ekonomi yang kita hadapi. Mudah-mudahan dengan dilaksanakan operasi pasar ini semua harga-harga kebutuhan pokok bisa teratasi dan tidak terjadi kenaikan. Pihaknya juga menginformasikan, tim Ketahanan Pangan Provinsi Bali mempunyai Neraca Pangan di seluruh Bali, ini laporan-laporan dari Kabupaten terutama dari Kecamatan, Pasar-pasar yang disampaikan ke Provinsi itu ada 20 komoditas barang yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota. Dari harga-harga dan juga stok barang yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota itu kita bisa lihat dan itu juga ada laporannya setiap hari kita bisa lihat.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, disetiap persiapan hari-hari besar nasional maka salah satu tugas Pemerintah Daerah adalah memonitor ketersediaan pasokan harga-harga kebutuhan pokok di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Bangli. begitu juga hari ini kita bekerjasama dengan tim satgas ketahanan pangan Provinsi Bali beserta seluruh jajaran di Kabaupaten Bangli melaksanaakan operasi pasar terkait dengan kebutuhan pokok yang ada. Dan salah satu yang kita berikan hari ini adalah minyak goreng curah kepada masyarakat, kepada pedagang dengan HET (harga eceran tertinggi), harapan kita agar semua kebutuhan pokok atau 20 kebutuhan pokok masyarakat di pasar harga-harganya terkendali sehingga tidak akan terjadi lonjakan yang signifikan terhadap salah satu produk dari kebutuhan pokok itu. Maka hari ini disamping minyak goreng kita juga melakukan operasi pasar kedalam dan memantau secara pasti harga-harga, apakah benar harga ini tidak ada kenaikan yang signifikan seperti yang memang kita sudah dapatkan datanya setiap hari. dalam hal ini pihaknya sudah memantau semua kebutuhan pokok yang ada di Kabupaten Bangli dan terpantau seluruhnya sudah cukup terkendali walaupun ada sedikit kenaikan-kenaikan itu juga belum terlalu mengkhawatirkan maka hari ini kita lakukan operasari pasar, harapannya tentu harga akan kembali stabil dan masyarakat kita khususnya para ibu rumah tangga juga bisa melaksakan kegiatannya dengan baik sehari-hari. dan harapan kita juga terkait dengan perayaan hari raya besar ini yakni hari raya Idul Fitri ini walaupun kita di Kabupaten Bangli tidak terlalu banyak umat muslimnya tetapi dampaknya akan sangat besar sekali. Karena pihaknya mendengar semua penerbangan sudah penuh untuk kebali. Jadi antusias kawan-kawan kita di Jawa untuk berlibur selama lebaran ke Bali sangat tinggi maka dari itu pihaknya menghimbau dengan kedatangan wisatawan yang datang kepulau dewata ini tentu akan membawa dampak multi player efec kepada bidang-bidang yang lainnya. Maka di Kabupaten Bangli harus siap-siap bisa menjadi tuan rumah yang baik di destinasi-destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Bangli. Ditambahkannya, pihaknya juga menyampaikan bahwa di kabupaten bangli memang dari 20 kebutuhan pokok itu beberapa kita produksi termasuk penghasil terbesar seperti bawang merah, bisa dibilang kwalitas bawang kintamani kita sekarang mungkin salah satu terbaik yang kita miliki di Indonesia, bahkan mengalahkan daerah-daerah lain. Sedangkan untuk bawang putih memang masih kecil, masih ada sedikit yang menanam bawang putih di salah satu subak di desa sukawana, mungkin karena produksi panennya memang cukup lama dibandingkan bawang merah”, imbuhnya.

Baca Juga :
Bupati Buka Canggu Beach Festival Rangkaian HUT ST Wira Bhuana ke-44 Banjar Canggu