Mangupura (Metrobali.com)-
           Bupati Badung Anak Agung Gde Agung mengambil sumpah dan melantik sebanyak 105 pejabat struktural Eselon II, Eselon III dan Eselon IV di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Selasa (3/1). Sebanyak 105 pejabat yang dilantik terdiri dari 2 pejabat Eselon II,  30 pejabat Eselon III dan  73 pejabat Eselon IV.
            Dari pejabat yang dilantik, Kabag Humas dan Protokol I Wayan Weda Dharmaja  menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepala Perpustakaan Daerah (Perpusda) I Ketut Karpiana menjabat Kadis Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM. Sementara itu Kabag Humas dan Protokol ditempati oleh A.A.Raka Yudha yang sebelumnya menjabat Kabid Obyek dan Daya Tarik Wisata di Dinas Pariwisata. Pada pelantikan ini posisi Camat banyak yang bergeser diantaranya Camat Kuta ditempati I Wayan Wijana yang sebelumnya menjabat Camat Kuta Selatan, I Nyoman Suendi yang sebelumnya menjabat Camat Kuta digeser menjadi Kepala Perpusda, Camat Mengwi I.B.Oka Dirga menjadi Kabag Umum di Sekretariat Daerah, sedangkan Camat Mengwi ditempati I Nyoman Suardana yang sebelumnya menjabat Camat Abiansemal, Camat Petang I Gst Ngr. Jaya Saputra digeser menjadi Camat Abiansemal, sedangkan Camat Petang ditempati oleh Sekcam Petang I Wayan Warta dan Camat Kuta Selatan ditempati oleh I Wayan Puja.
            Bupati Badung dalam sambutannya menekankan bahwa mutasi pejabat struktural pada awal tahun ini merupakan suatu momentum yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus evaluasi terhadap kinerja tahun sebelumnya serta akan bisa mengefektifkan realisasi program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan  dan kemasyarakatan. Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan pelaksanaan mutasi  ini merupakan suatu kebutuhan organisasi untuk mengembangkan pola karier Pegawai Negeri Sipil yang memungkinkan terciptanya kondisi obyektif yang dapat mendorong peningkatan motivasi dan prestasi kerja serta bertujuan untuk memperluas wawasan aparatur (Tour Of Duty dan Tour Of Area).
            Bupati Gde Agung juga mengatakan bahwa sebagai perpanjangan tangan penentu kebijakan publik, birokrasi memiliki posisi yang sangat strategis, sehingga dituntut dapat  bekerja secara profesional, bertanggungjawab, jujur dan adil serta mampu menjabarkan visi misi kepala daerah ke dalam tugas pokok dan fungsi organisasinya. Gde Agung juga berpesan agar pejabat yang dilantik hendaknya dapat mengembangkan kecerdasan intelektual, pengendalian emosional maupun peningkatan spiritual sehingga dapat bekerja secara cerdas, penuh keikhlasan dan terlaksana secara tuntas. MB1
Baca Juga :
Winasa dan Dua Mantan Kadis Dikporaparbud Dijerat Kasus Korupsi