Denpasar (Metrobali.com)-

Duta Besar (Dubes) untuk Indoensia Kurt Kunz mengunjungi Kota Denpasar guna membahas peluang kerjasama strategis di bidang Tenaga Kerja, Pariwisata dan Penanganan Bencana.

Dalam Kunjungan itu, Dubes Kurt Kunz didampingi Konjen Swiss di Bali Gerhard L. Nutz yang diterima Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi  oleh Asisten I Setda Kota Denpasar, I Made Toya dan Kepala Dinas Pariwisata, M.A Dezire Mulyani, yang diterima di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (24/5).

Kurt Kunz mengatakan bahwa Bali, khususnya Kota Denpasar memiliki beragam objek wisata yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Hal ini tentu dapat menjadi referensi bagi wisatawan asal Swiss untuk berwisata. Dibukanya penerbangan internasional telah meningkatkan minat wisatawan untuk pergi ke Bali.

Dubes Kurt Kunz mengaku kagum akan beragam inovasi dan penanganan permasalahan yang dilakukan kota Denpasar khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Bali selalu memiliki cara untuk mempertahankan diri sebagai tempat pariwisata terbaik. Penanganan permasalahan dari Erupsi Gunung Agung sampai adanya Covid-19 sangat baik. Hal ini tentu meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke Bali,” ujarnya

Sementara itu, Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa beragam inovasi telah dilaksanakan guna memulihkan perekonomian Denpasar pasca Pandemi Covid-19.

Tidak hanya menciptakan inovasi pada tata kelola dan obyek wisata, Pemkot Denpasar akan memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada Wisatawan. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka akan dibuka rumah sakit internasional.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan, peluang kerjasama dapat diakomodir melalui pembentukan sister city. Adapun sektor strategis yang dibahas meliputi Pariwisata, Tenaga Kerja dan Penanganan Bencana.

“Kerjasama dapat dilakukan melalui pembentukan Sister City. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak di bidang Tenaga Kerja, Pariwisata dan Penanganan Bencana. Di tengah kondisi pandemi yang telah membaik diharapkan kedatangan wisatawan Swiss untuk berkunjung ke Denpasar semakin meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :
Sebagian Terumbu Karang di Perairan Raja Ampat Memutih

 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar