Foto: Muhamad Alim saat mengikuti Orientasi International Credit Transfer 2021 bersama Program Director Non Credit Online Courses University of South Alabama

Denpasar (Metrobali.com)-

International Credit Transfer (ICT) 2021 merupakan salah satu program kampus merdeka oleh Kemdikbud yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk dapat mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri selama satu semester. Muhamad Alim, mahasiswa program studi Teknik Mesin Universitas Udayana Bali, yang berkesempatan mengikuti program ini setelah berhasil melewati proses seleksi yang meliputi seleksi berkas dan seleksi wawancara. Dia pun berangkat menuju University of South Alabama untuk mengikuti program ICT ini sejak bulan Agustus hingga Desember 2021.

Pada program ini Alim mengikuti dua kelas yakni manufacturing fundamental dan manufacturing application, dengan alasan adanya relevansi antara bidang yang ditekuninya di Universitas Udayana, sehingga dia berharap dapat mendalami lebih jauh terkait pengetahuan di bidang keteknik-mesinan. “Melalui dua kelas tersebut, saya dapat membandingkan bagaimana kondisi perkembangan industri manufaktur di Amerika yang memiliki standar kualitas tinggi sehingga mampu menghasilkan produk unggulan yang dapat bersaing secara Internasional, dibandingkan dengan sektor manufaktur di Indonesia yang kinerja dan kualitas produknya dinilai masih kurang berkembang dan kesulitan untuk dapat bersaing dengan pasar asing”, papar Alim.

Dapat mengikuti dan mengetahui bagaimana sistem pendidikan di perguruan tinggi luar negeri menjadi salah satu pengalaman yang berkesan bagi Alim selama mengikuti program International Credit Transfer (ICT) 2021. Melalui program ini mahasiswa juga berkesempatan untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa asing melalui perkuliahan selama satu semester. Harapan kedepannya, Universitas Udayana dapat terus mengirimkan mahasiswa-mahasiswa untuk dapat mengikuti program-program Internasional sehingga mampu menghasilkan lulusan-lulusan yang berdaya saing global, yang pada akhirnya mendukung upaya Universitas Udayana menuju World Class University.  (rls)

Baca Juga :
Mengenang Nyoman Lepug Setelah Arjaya Dipecat dari PDIP (3)