Foto: Alur pengaduan pelanggan Gojek.

Jakarta (Metrobali.com)-

Berkembangnya era digital ditandai dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang
mengandalkan layanan berbasis teknologi untuk memenuhi berbagai kebutuhan mereka, salah satunya Gojek.

Sebagai perusahaan SuperApp yang memiliki 22 layanan di dalam ekosistemnya, Gojek memiliki ratusan juta pelanggan yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk dilayani oleh lebih dari dua juta mitra pengemudi, ratusan ribu mitra merchant dan puluhan ribu mitra penyedia jasa lifestyle on-demand lainnya di ekosistem Gojek.

Banyak masyarakat yang belum tahu bahwa kesuksesan Gojek juga turut ditopang oleh kesigapan ratusan pegawai yang tergabung di bawah pimpinan Louise Adrina, selaku VP Customer Operations Gojek.

Customer Service Gojek bertugas untuk
memastikan setiap pelanggan mendapatkan layanan terbaik dengan memberikan solusi yang tepat bagi pengguna layanan di seluruh Indonesia, setiap harinya selama 24 jam.

Louise Adrina menyampaikan sebagai perusahaan teknologi terdepan yang diandalkan oleh jutaan masyarakat Indonesia, kenyamanan pelanggan tentunya merupakan salah satu fokus utama Gojek.

“Segala bentuk pengaduan pasti kami terima dengan baik, karena kami yakin bahwa itu merupakan bentuk kepedulian pelanggan terhadap kinerja kami, agar nantinya kami dapat
melayani dengan lebih baik lagi,” katanya dalam keterangan pers Selasa (15/10/2019).

Tentunya sebagai perusahaan yang rajin berinovasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, proses penerimaan aduan / masukan pun terus diperbaharui menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna.

Sebagian masyarakat masih menganggap bahwa mengadu ke customer service pada umumnya merepotkan dan tidak
membantu. Padahal itu sama sekali tidak benar.

Di Gojek, pelanggan hanya perlu menyampaikan informasi yang terkandung di dalam halaman History yang bisa diakses cukup dengan dua kali klik.

“Untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna, kami juga sediakan jalur pelaporan di berbagai kanal yakni halaman bantuan di aplikasi, call center, dan email,” terang Louise.

“Bahkan, apabila customer memahami prosedur pengaduan dengan baik, masalah-masalah tertentu justru dapat diselesaikan oleh pelanggan itu sendiri melalui Help Center (halaman bantuan) pada aplikasi,” jelas Louise.

Inovasi Gojek dalam hal layanan konsumen tentunya tidak akan pernah berhenti karena pengguna layanan merupakan duta besar terbaik untuk ekosistem.

“Kami yakin #PastiAdaJalan untuk dapat terus mempertahankan kepuasan pelanggan setia Gojek yang telah tertanam baik selama ini. Harapan kami, layanan konsumen Gojek dapat menjadi standar yang baik bagi industri on-demand,” jelas Louise.

Gojek menyediakan kanal informasi resmi antara lain:
● Halaman Bantuan atau Help pada aplikasi Gojek
● Email: customerservice@gojek.com
● Call Center: 021 – 5084 9000
● Twitter: @gojekindonesia atau www.twitter.com/gojekindonesia
● Facebook: www.facebook.com/gojekindonesia

Selain informasi yang tercantum diatas, pengguna harap lebih waspada dan segera melapor ke kanal resmi apabila
diperlukan.

Tentang Grup Gojek

Grup Gojek merupakan perusahaan berbasis teknologi penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran digital terdepan di Asia Tenggara. Sejak awal didirikan pada 2010, Gojek lahir dengan keyakinan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas hidup pengguna dalam ekosistemnya, dan mengawali perjalanannya dengan layanan kurir pengantaran barang dan transportasi roda dua.

Aplikasi Gojek pertama kali diluncurkan pada Januari 2015 di Indonesia, dan kini telah berkembang menjadi Super App terdepan di Asia Tenggara, menawarkan berbagai layanan mulai dari transportasi dan pembayaran digital, pesan-antar makanan, logistik, dan berbagai layanan on-demand lainnya. Gojek kini beroperasi di 207 kota di lima negara di Asia Tenggara.

Per kuartal ketiga 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 155 juta pengguna, dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi, hampir 400.000 mitra merchants, dan lebih dari 60.000 penyedia layanan di Asia Tenggara.

Sebagai Super App, Gojek berkomitmen untuk terus memecahkan masalah pada kehidupan sehari-hari dan membantu meningkatkan kualitas hidup jutaan masyarakat pengguna aplikasi Gojek di Asia Tenggara, khususnya di sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sejalan dengan misinya untuk menciptakan dampak sosial positif dalam skala besar bagi pengguna, mitra pengemudi, mitra penyediapenyedia, serta mitra bisnis dan UMKM di dalam ekosistemnya. Founder & CEO Gojek, Nadiem Makarim, masuk ke daftar ‘2018 Bloomberg 50’
sebagai tokoh inovator yang dinilai berhasil menciptakan dampak berskala global secara terukur.

Pada Juni 2019 Nadiem Makarim juga
menerima penghargaan Nikkei Asia Prize ke-24 untuk kategori Inovasi Ekonomi dan Bisnis. Nadiem menjadi tokoh teknologi penerima penghargaan termuda se-Asia di sepanjang sejarah Nikkei Asia Prize; sekaligus menjadi anak bangsa pertama yang berhasil meraih
penghargaan bergengsi pada kategori ini.

Lalu pada Agustus 2019 Gojek menempati urutan ke-11 dari 52 perusahaan berskala internasional dan menjadi satu-satunya perusahaan dari Asia Tenggara yang berhasil masuk untuk kedua kalinya ke dalam daftar Perusahaan yang Mengubah Dunia versi Majalah Fortune tahun 2019 (Fortune’s “Change the World” 2019).

Aplikasi Gojek tersedia untuk diunduh melalui iOS dan Android. (dan)