Mangupura (Metrobali.com)-

Bupati Badung A.A Gde Agung SH, memimpin langsung upaya evakuasi korban tanah longsor yang terjadi, Sabtu (28/1) di sisi selatan pelataran parkir pura taman ayun. Bupati Gde Agung yang didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika bersama jajaran terkait lingkup Pemkab Badung melakukan proses pencarian korban tanah longsor seorang balita berusia 1, 5 tahun.
Gde Agung disela evakuasi mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin atas musibah ini, dan akan berupaya semaksimal mungkin dengan dukungan penuh baik dari Polda Bali, BASARNAS, Pemprov Bali, PMI serta dukungan penuh dari SKPD Badung. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin melakukan upaya terbaik dalam menemukan korban tanah longsor ini” ungkap Gde Agung.
Diketahui seorang balita menjadi korban pada musibah ini bernama Ni Putu Fitriani anak dari Ni Putu Putri berasal dari br. Alas kajeng mengwi yang merupakan seorang pedagang di pelataran parkir depan Pura Taman Ayun. Kronologis nya pada pukul 10.00 sabtu (28/1) malam, putu putri setelah menutup warung bersama ibu dan putrinya hendak mau pulang namun karena hujan lebat, dia lebih memilih berteduh bersama anak dan ibunya.Tak disangka karena derasnya volume hujan, warung tempatnya berjualan longsor dan putu putri bersama anaknya ikut terseret gerusan air, melihat kejadian tersebut warga terdekat yang menyaksikan segera menyelamatkan putu putri, namun sang buah hati tidak bisa tertolong.
Bupati Gde Agung bersama jajaran kerahkan hingga 200 personil evakuasi untuk melakukan evakuasi dari pukul 24.00 hingga sore ini, proses evakuasi mempergunakan dua buah pompa air dari Dinas Kebakaran Badung dengan cara menyemprotkan air ke tanah yang menimbun korban. Hingga sorenya proses evakuasi sudah ditambahkan dengan dua buah alat berat untuk mempermudah evakuasi.  MB1
Baca Juga :
Malaysia Usir Lagi 111 WNI Bermasalah