jokowi jk 5

Jakarta (Metrobali.com)-

Kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berdasarkan rekapitulasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan momentum untuk persatuan rakyat Indonesia, kata Akademisi dari Universitas Syiah Kuala Aceh Aryos Nivada .

“Ini bukan kemenangan koalisi partai politik pendukung tapi kemenangan seluruh Bangsa Indonesia,” kata Aryos dalam keterangan tertulis di Jakarta Selasa (22/7).

Dosen jurusan politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik itu mengatakan kemenangan Jokowi-JK menjadi perekat untuk membangun persatuan dan kesatuan lintas suku, budaya dan agama.

Aryos menilai hal terpenting untuk membawa perubahan Indonesia menjadi lebih maju yakni kebersamaan dan mengawal pemerintahan Jokowi-JK agar memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat.

“Kita harus kawal janji kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla,” katanya.

Dia juga berharap pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tetap memberikan kontribusi bagi pembangunan Bangsa Indonesia saat Jokowi-JK memimpin selama lima tahun ke depan.

Aryos menghargai apabila kubu Prabowo-Hatta mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai mekanisme berdemokrasi.

Sebelumnya, KPU menetapkan pasangan Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres 2014 dengan perolehan 70.997.833 suara atau 53,15 persen dari total suara sah nasional 133.574.277.

Sementara pasangan Prabowo-Hatta meraih 62.576.444 suara atau 46,85 persen dari total suara sah nasional. AN-MB 

Baca Juga :
FBN : Patuhi Protokol Terhadap Penyebaran Pandemi COVID-19 Sebagai Bagian Upaya Bela Negara