Denpasar, (Metrobali.com)

 

Bentuk kerjasama dan komunikasi yang baik dan kompak antara anak usia dini dan orang tua, akan menjadi indikator baik bagi tumbuh kembang anak. Untuk itu, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Bidang Pembinaan Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Kota Denpasar, menggelar lomba kreativitas untuk anak PAUD dan orang tua, pada Rabu (25/5). Mengusung Tema “Melalui Tumpek Wariga Kita Tingkatkan Inovasi Untuk Mewujudkan  Merdeka Belajar Sejak Dini di Kota Denpasar”, kegiatan lomba ini diikuti 240 peserta yang merupakan perwakilan siswa PAUD se-Kota Denpasar dan orang tuanya.

Bertempat di area utara Taman Lumintang Denpasar, terdapat tiga macam kegiatan yang dilombakan dalam acara ini. Yakni Lomba Peragaan Busana Ke Pura, Lomba Simulasi Berlian dan Lomba Menyajikan Makanan Perayaan Tumpek Wariga.

Acara yang digelar sejak pagi ini dihadiri langsung Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang didampingi Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak Kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Windyani Wiradana.

Dalam sambutannya, Ny. Antari Jaya Negara mengatakan kegiatan lomba ini juga merupakan program kerja PAUD Kota Denpasar dan diharapkan bisa mengasah kreativitas anak usia dini.

“Hari ini kita akan menyaksikan kreativitas anak usia dini yang akan bekerja sama dengan orang tua. Lomba hari ini kita kemas dengan kearifan lokal. Pelibatan orang tua dalam mengasah kreativitas anak diharapkan akan mampu membentuk karakter anak yang baik,” ujarnya.

Ny. Antari Jaya Negara menambahkan, dirinya mengharapkan melalui kegiatan lomba seperti ini, nilai nilai seperti keimanan dan ketakwaan dapat lebih bisa diterapkan dalam pengasuhan anak.

Baca Juga :
Kim Jong-nam mati 20 menit setelah wajahnya dipupuri VX

“Selain itu, nilai yang bisa dikembangkan adalah gotong royong, berkebinekaan global, mandiri dan kreatif. Elemen elemen itu dalam usaha mewujudkan profil pelajar Pancasila, hal ini selaras dengan program pemerintah yang tertuang dalam kebijakan merdeka belajar,” imbuhnya

Ny. Antari Jaya Negara juga mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk berperan aktif dalam rangka mewujudkan PAUD berkualitas. “Tujuannya adalah juga untuk membentuk anak yang berkualitas dengan tumbuh kembang sesuai dengan perkembangan usianya. Serta memiliki kesiapan optimal memasuki pendidikan dasar,” lanjutnya.

Sementara itu,  Kepala Bidang Pembinaan Paud dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini selaku panitia menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua terkait pola asuh anak usia dini.

“Pemahaman sangat diperlukan dalam upaya menyelaraskan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Sehingga orang tua memerlukan keterampilan untuk menjalankannya,” katanya

Made Sugiantini juga memaparkan, hal yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini adalah juga untuk mengedukasi para orang tua dan anak tentang makna perayaan Tumpek Wariga.

“Tentu ada filosofi Tumpek Wariga yang bisa diajarkan kepada anak oleh guru di sekolah dan orang tua di rumah tentang perayaan ini. Sehingga dengan kegiatan ini kami berharap anak anak menjadi lebih paham makna Tumpek Wariga seperti apa,” pungkasnya. (Win/humas)